Deposito Berjangka, Emangnya Ada di BPR Universal ?
INVESTASI ANDA DIJAMIN AMAN DAN SEMAKIN BERKEMBANG
Deposito anda aman, dijamin LPS
... hmmm.. Apakah BPR Universal di jamin oleh LPS ?
Sama seperti bank umum, Bank Perkreditan Rakyat Universal (BPR Universal) juga dijamin oleh LPS.
Deposito anda aman di BPR Universal karena dijamin oleh LPS.
Berapa Jumlah Yang dijamin ?
Jumlah yang dijamin oleh LPS adalah sebesar Rp. 2 Milyar per nasabah.
Berapa bunga dijamin oleh LPS ?
Jika bunga penjaminan LPS di bank umum adalah 6% maka untuk BPR bunga yang dijamin oleh LPS adalah 13%.
Jadi...
... kesimpulannya jelas, menabung di BPR Universal aman.
Dijamin LPS dan memberikan bunga yang lebih tinggi dari bank umum.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai penjaminan LPS untuk BPR, kunjungi situs Lembaga Penjaminan Simpanan (LPS).
Saturday, March 20, 2010
Kesaksian Saya: Dari Ateis Menjadi Baptis Dan Akhirnya Katolik: oleh Gary Hoge
Kesaksian Saya: Dari Ateis Menjadi Baptis Dan Akhirnya Katolik
oleh Gary Hoge
Ketika saya masih kecil, ayah saya mengajarkan saya hal-hal yang mendasar tentang Allah dan dia membacakan saya dan saudara saya Alkitab versi anak-anak. Saya sangat suka mendengarnya, dan melihat gambar-gambarnya yang indah, tetapi entah mengapa, saya tidak pernah sungguh-sungguh membangun iman kepada Allah. Mungkin karena waktu itu saya pikir pergi ke gereja itu sangat membosankan, atau mungkin karena pengaruh ibu saya yang agnostik (tidak peduli akan Allah). Meskipun dia tidak pernah secara terbuka menghalangi saya untuk beriman pada Allah, akan tetapi dari dialah sejak kecil saya tahu bahwa ada orang-orang yang tidak percaya eksistensi Allah. Dan tampaknya bagi saya sewaktu umur saya makin bertambah, bahwa biasanya orang-orang yang pintar itu tidak percaya akan Allah.
Saya tidak ingat pada umur berapa akhirnya saya kehilangan sedikit iman yang saya miliki, tetapi sewaktu saya menginjak sekolah menengah umum, saya telah mengaku sebagai seorang ateis. Mungkin lebih tepat kalau saya dianggap agnostik, karena kalau anda mendesak saya mungkin saya harus mengakui bahwa saya tidak dapat yakin 100% bahwa Allah itu tidak ada, walau saya sungguh percaya memang tidak ada Allah. Saya merasa agama cuma buat orang-orang yang lemah yang tidak dapat menghadapi kenyataan. Sejauh pemikiran saya, manusia telah menciptakan Allah seperti gambaran dirinya berabad-abad lalu demi untuk menjelaskan alam semesta. Tetapi ilmu pengetahuan berkembang, dan kita mulai mengerti proses alam yang mengatur alam semesta. Seiring perjalanan waktu, kita mendapat kemajuan-kemajuan di bidang astronomi, fisika, dan biologi, dan tampak bagi saya bahwa makin berkurang keperluan menggunakan Allah untuk menjelaskan berbagai hal-hal. Saya dapat melihat saat dimana kita akhirnya mengerti sepenuhnya mekanika dunia materi ini sehingga Allah sama sekali tidak diperlukan lagi. Saya merindukan saat itu, karena saya percaya dunia akan menjadi jauh lebih baik tanpa adanya agama. Lebih enak buat saya, karena saya dapat melakukan apa saja yang saya sukai tanpa perlu diingatkan bahwa saya adalah seorang berdosa dan bahwa tindakan-tindakan tertentu adalah salah. Apa hak orang-orang ini untuk menghakimi saya?
Tetapi sikap saya mulai berubah sewaktu musim dingin tahun 1985. Pada waktu itu saya adalah seorang mahasiswa di Virginia Tech, di Blacksburg, Virginia. Untuk pertama kalinya, saya mulai menyadari sisi gelap dari falsafah ateisme. Saya tadinya berpikir ateisme telah melepaskan dari belenggu agama supaya saya dapat hidup semau saya, tetapi saya mulai merasakan bahwa hidup sekehendak hati sebetulnya tidak sungguh-sungguh menyenangkan. Bahkan tampak hampa yang tidak memiliki arah. Meskipun saya tidak tahu apa alasannya, saya mulai merasa tidak tenang dan tidak puas. Saya menginginkan sesuatu yang lebih, tetapi saya tidak tahu apakah itu. Saya rasa saya menginginkan supaya hidup ini bermakna. Toh saya percaya bahwa semua manusia adalah sekedar kejadian biologis, hasil dari berjuta-juta proses acak yang secara spontan dan faktor kebetulan, menciptakan kehidupan. Kita hidup, kita tumbuh, dan kita mati, dan setelah itu kita menghilang dari keberadaan. Pada akhirnya, apa poinnya? Di masa lalu saya tidak memperhatikan hal ini karena saya sibuk mencari kesenangan-kesenangan pribadi. Tetapi tampak ada semacam hukum alam yang tidak dapat dipungkiri. Saya menemukan bahwa semakin saya memiliki, semakin saya mengingini, dan semakin saya mendapatkan, semakin kurang kepuasan yang didapat. Seolah seperti sebuah lelucon yang kejam, dan saya mendapatkan diri saya semakin tenggelam ke dalam keputus-asaan. Secara eksternal, saya memiliki segala hal, secara internal saya tidak memiliki apa-apa. Saya mulai ragu apakah saya akan pernah merasa bahagia lagi.
Lalu pada suatu hari saya sedang duduk di restoran fast-food dan makan semangkuk makanan. Tiba-tiba sekilas muncul dalam pikiran saya: "Bagaimana dengan Allah?" Saya tidak tahu darimana munculnya pikiran itu, tetapi untuk pertama kali dalam hidup saya merenungkannya dengan serius. Ada secercah harapan dalam pikiran itu, pengharapan pertama yang saya lihat dalam kurun waktu lama, dan memancar sekilas seperti sebuah mercu suar. Saya menyadari bahwa banyak orang merasa hidup mereka bermakna lewat hubungan mereka dengan Allah, dan saya cukup nekat untuk mempertimbangkan kemungkinan tersebut. Tentunya, saya tidak ingin mengakui ide keberadaan Allah, sekedar untuk menyemangati diri sendiri, tetapi saya merenungkan, apakah ada sesuatu yang berharga dibaliknya? Bagaimana jika Allah itu sungguh-2 nyata? Maka saya lanttas memutuskan untuk mencari tahu. Teman sekamar saya adalah seorang Kristen yang menghadiri sebuah gereja Baptis yang kecil di luar kota, dan saya memutuskan untuk pergi bersamanya pada hari minggu berikutnya. Saya membayangkan bahwa keinginan yang timbul mendadak untuk pergi ke gereja pasti cukup mengejutkannya, tetapi dia berusaha menutup-nutupi keheranannya. Mungkin dia tidak ingin membuat saya mengurungkan niat.
Ketika hari yang dijanjikan tiba, saya berada di Gateway Baptist Church, mendengarkan seorang bernama Dewey Weaver, yang merupakan bentuk nyata stereotip seorang pengkotbah Baptis. Aksennya, gaya rambutnya, dan cara dia melambaikan Alkitabnya adalah hal-hal yang dulunya saya jadikan bahan olok-olok. Saya merasa seperti seorang idiot karena berada disana. Apa yang saya pikirkan? Saya berharap teman saya tidak tahu. Tetapi pasti ada hal yang menarik dari kata-kata pastor Weaver, karena minggu berikutnya, saya pergi lagi kesana. Bahkan saya terus kembali minggu demi minggu. Setelah beberapa lama saya tidak lagi memperhatikan gaya pastor Weaver, dan saya menyukai rasa humornya, dan terlebih penting, pesan yang dikotbahkan menunjukkan mengapa saya berada dalam keputus-asaan: Yaitu karena saya adalah seorang berdosa yang sangat membutuhkan seorang juru selamat. Saya telah pernah mendengarnya sebelum nya, tentunya, dan meremehkannya sebagai omongan yang bodoh, tetapi kali ini omongan tersebut mulai terekam dalam benak saya. Yesus bukan seorang pengkotbah dari Galilea yang mengumandangkan sejumlah ajaran tentang menjadi baik, dan Dia juga bukan seorang nasionalis Yahudi yang terlibat kesulitan dengan penguasa Romawi. Menurut pastor Weaver, Dia adalah Allah dalam rupa manusia, yang mengasihi kita sedemikian besar sehingga Dia menyerahkan nyawaNya sendiri untuk menebus dosa-dosa saya, supaya saya dapat dimaafkan.
Saya sedang memikirkan pesan injil pada suatu malam waktu saya berangkat tidur, dan untuk pertama kalinya buat saya semua menjadi masuk akal. Saya terheran-heran oleh logika dibaliknya, dan betapa itu dapat menjelaskan dengan tepat kondisi manusia, terutama saya sendiri. Saya sungguh mempercayai pesan yang aneh dan bodoh, yang dulu pernah saya heran kenapa ada orang-orang yang mempercayainya. Dan sekarang, semua tampak begitu jelas, dan saya merenungkan mengapa selama ini saya begitu buta.
Malam itu saya meminta Yesus untuk mengampuni semua dosa-dosa saya, dan saya memintaNya untuk datang ke dalam hati saya, seperti dijelaskan oleh pastor Weaver. Saya berjanji untuk mengikuti Tuhan sejak hari itu, sebaik mungkin.
Beberapa hari sesudahnya saya mendatangi sebuah toko buku Kristen untuk mendapatkan bahan bacaan untuk menolong saya memahami iman yang baru ini. Saya menyukai ide tentang Yesus, tetapi saya masih tidak peduli tentang konsep agama yang terorganisir. Maka secara alami buku-buku seperti "How to Be a Christian without being Religius, oleh Fritz Ridenour, menarik hati saya dan saya membelinya. Saya juga membeli buku karangan D. James Kennedy, "Why I Believe, and Truths that Transform." Buku-buku seperti ini membentuk fondasi teologi Kristen saya, yang secara alami menyerupai teologi Calvinis dan Injili para pengarangnya.Saya juga membaca sejumlah buku membela iman, buku-buku yang menjelaskan dasar rasional dari kebenaran Kristiani. Penting buat saya untuk mengetahui kenapa saya percaya apa yang saya percaya, baik untuk saya sendiri dan juga karena saya ingin dapat membela diri terhadap orang-orang yang berasumsi seperti saya dulu, bahwa orang Kristen pasti orang yang bodoh.
Saya berhasil lulus dari universitas dan setahun sesudahnya Tuhan memberkati saya dengan seorang istri yang terbaik. Beberapa tahun kemudian Dia memberkati saya kembali dengan seorang anak laki-laki. Saya membaca Alkitab dan bahkan belajar sedikit bahasa Yunani supaya dapat membaca Perjanjian Baru dalam bahasa aslinya. Tetapi satu hal yang tidak pernah dapat saya lakukan adalah mencari sebuah gereja diman saya merasa nyaman sepenuhnya. Menurut hitungan saya, saya dan istri telah mengunjungi dua belas gereja yang berbeda di wilayah Virginia Utara. Ada gereja Baptis, Assemblies of God, Presbiterian, satu diantaranya bahkan Messianic Jewish, tetapi umumnya adalah "gereja non-denominasi" yang biasanya umumnya berarti semi-Baptis. Saya menemukan hal-hal yang baik di setiap gereja-gereja ini, dan orang-orang yang baik, tetapi saya perhatikan bahwa setiap kali saya pergi ke sebuah gereja baru, saya mendengar teologi yang baru pula. Dan cepat atau lambat saya menemukan sesuatu dalam teologi itu yang bertentangan dengan keyakinan saya. Mungkin mereka punya pandangan tentang akhir jaman yang saya anggap aneh, atau mereka menolak kemungkinan tentang karunia-karunia karismatis (saya sendiri bukan karismatis, tetapi saya pikir salah kalau orang menolak ide ini, apalagi begitu jelas diajarkan dalam Alkitab). Kita menghadiri sebuah gereja Episcopal yang semi-karismatik yang sangat kami sukai, sampai saya mendapatkan bahwa mereka membaptis bayi-bayi. Akhirnya kami pindah ke sebuah gereja "berdasarkan Alkitab". Kami tidak puas sepenuhnya, tetapi kami sudah capai pindah-pindah gereja.
Sepanjang tahun-tahun tersebut, satu gereja yang sama sekali tidak pernah masuk hitungan saya adalah Gereja Katolik. Saya tidak percaya bahwa Sri Paus adalah sang anti-Kristus, ataupun hal-hal seperti demikian, tetapi saya tidak percaya bahwa iman Katolik penuh dengan ajaran-ajaran yang tidak terdapat di Alkitab. Baiklah mungkin saya mau mengakui bahwa Katolik adalah sebuah Gereja Kristen, tetapi nyaris tidak memenuhi syarat (dan hanya karena saya ketemu seorang Katolik yang menunjukkan rasa tertarik akan Allah). Secara umum, saya merasa siapapun yang membaca dan percaya pada Alkitab akan menjauh dari iman Katolik. Saya berasumsi berjuta-juta orang Katolik karena terlahir sebagai Katolik, dan nyata bahwa mereka tidak tahu sama sekali tentang Alkitab. Saya kasihan kepada mereka dan saya berharap mereka suatu hari membaca Alkitab sendiri tanpa bantuan Sri Paus. Kalau itu terjadi, pasti status mereka akan segera berubah menjadi mantan-Katolik.
Sayangnya, umumnya orang Katolik yang saya kenal sama-sama tidak tertarik pada Alkitab, Yesus, atau Allah. Mereka sepenuhnya sekuler, sama sekali tidak berbeda dengan orang bukan Kristen, kecuali bahwa mereka pergi ke gereja sekali-sekali, yang agaknya seperti sebuah beban bagi mereka. (Seorang teman saya mengatakan tujuannya setiap hari minggu adalah masuk gereja, "memberikan satu jamnya", dan keluar). Saya sungguh tidak ingin menjadi bagian dari sebuah gereja yang menghasilkan kualitas rohani yang sekarat seperti itu.
Tetai suatu hari seorang teman Kristen di tempat kerja muncul di ruang kantor saya dengan sebuah buku di tangannya. Dia mengatakan seorang Katolik sahabatnya telah memberikan buku itu. Judulnya "Catholicism and Fundamentalism" oleh Karl Keating. Katanya isinya membela iman Katolik terhadap serangan-serangan kaum Fundamentalis anti-Katolik, dan sekaligus menunjukkan bahwa iman Katolik menawarkan penjelasan Alkitab yang lebih baik dan lebih koheren ketimbang Fundamentalisme Protestan. Jujurnya, saya merasa geli bahwa seseorang punya keberanian untuk mencoba membela iman Katolik dengan berdasarkan Alkitab. Saya yakin pasti mudah untuk membantah argumen-argumen Karl Keating karena saya tahu bahwa teologi Katolik sangat tidak sesuai dengan Alkitab.
Maka saya membaca buku itu dan saya gembiara bahwa Mr.Keating adalah seorang penulis yang punya rasa humor yang besar. Pertama, saya membacanya seolah sebagai seorang jaksa penuntut, mencari kelemahannya. Tetapi saya terheran bahwa orang ini ternyata rasional dan pintar bicara, dan apa yang dikatakannya sungguh masuk akal. Saya mulai membacanya dengan lebih simpatik, dan saya sungguh mencoba untuk mengerti apa yang dikatakan Mr.Keating. Setelah mendengar sendiri teologi Katolik dari sumber Katolik, menjadi jelas apa yang tidak saya pahami sebelumnya. Saya heran menemukan bahwa Gereja Katolik tidak mengajarkan hal-hal yang tidak sesuai dengan Alkitab seperti yang pernah saya percayai, dan apa yang sesungguhnya diajarkan sesungguhnya punya dasar Alkitab yang kuat. Saya menyadari bahwa selama ini saya telah menyerap banyak kesalah-pahaman tentang iman Katolik. Masalahnya, karena selama ini yang saya dengar semua berasal dari sumber Protestan. Dengan heran saya juga menemukan bahwa sekali saya mengerti dasar-dasar iman Katolik, saya tidak dapat membantahnya. Boleh jadi saya tidak yakin hal itu benar, tetapi saya juga tidak dapat membuktikan bahwa itu salah, dan ini membuat saya jengkel. Kalau ada suatu hal yang saya ingin merasa yakin, maka itulah iman saya. Saya ingin tahu apa yang saya yakini dan mengapa saya meyakininya. Tetapi sekarang setelah membaca buku ini, saya merasa tidak nyaman di lubuk hati bahwa ternyata interpretasi Katolik atas Kitab Suci sesungguhnya lebih masuk akal ketimbang interpretasi saya sendiri.
Seperti saya katakan, saya tidak begitu saya diyakinkan bahwa Katolik benar, tetapi saya tahu saya tidak akan dapat beristirahat sampai saya mendapatkan jawabannya. Maka saya mulai membaca segala yang bisa saya dapatkan. Saya mencari buku-buku apologetika Katolik maupun Protestan. Saya membaca buku karangan James Akin, Dave Armstrong, Scott Hahn, Mark Shea, diantara banyak lainnya di sisi Katolik, dan Geisler, Kennery, Ridenour dan Scott, di sisi Protestan. Secara umum, kesan saya adalah bahwa para pengarang Protestan tidak mengerti teologi Katolik dengan baik, karena mereka terus mengkritik hal-hal yang tidak diajarkan oleh Gereja Katolik. Argumen-argumen Katolik tampak bagus dan saya berharap salah satu pengarang Protestan dapat menandinginya, tetapi mereka tidak pernah bisa. Setelah saya semakin memahami argumen teologi Katolik, saya menemukan bahwa saya dengan mudah melawan argumen Protestan terhadapnya, di lain pihak saya tidak dapat melawan argumen Katolik terhadap teologi Protestan.
Saya mulai mempertanyakan secara serius fondasi doktrin-doktrin Protestanisme: sola fide dan sola scriptura. Gereja Katolik memberikan argumen kuat bahwa doktrin ini tidak diajarkan dalam Alkitab, dan bahkan keduanya ditolak oleh Alkitab. Tidak hanya itu, kedua doktrin tersebut tidak diajarkan oleh siapapun sebelum gerakan Reformasi Protestan. Saya merasa argumen Protestan dalam hal ini tidak meyakinkan. Mereka tampak mengambil Alkitab diluar konteks dan mengenyampingkan ayat-ayat yang bertentangan dengan interpretasi mereka. Kadang mereka mengutip dari sumber Kristen perdana yang tampak mendukung posisi mereka, tetapi mereka mengabaikan hal-hal lain oleh penulis yang sama yang menjadikan jelas bahwa mereka tidak mendukung argumen Protestanisme. Karena Protestan adalah pihak yang memisahkan diri dari Gereja dan menuduh Gereja telah terkorupsi, saya tahu bahwa beban untuk membuktikan hal ini ada pada pundak mereka, dan sejujurnya, saya merasa mereka tidak berhasil membuat argumen yang kuat.
Makin saya mengerti teologi Katolik, semakin saya merasa bahwa Katolik lebih sesuai dengan Alkitab ketimbang teologi saya. Kenyataan ini sangat mengganggu saya karena saya sangat menjunjung tinggi Alkitab. Saya bangga sebagai Protestan Injili karena kita punya reputasi sebagai kaum yang meninterpretasi ayat Kitab Suci secara literal, dan kita sering dijulusi "Bible Christian". Tetapi setelah saya mempelajari interpretasi Katolik, saya merasa bahwa interpretasi Katolik lebih benar dan sesuai dengan arti teks Kitab Suci, dan memang benar adanya apa yang dituliskan oleh Mr.Keating dalam bukunya.
Kaum Fundamentalis menggunakan Alkitab untuk melindungi ajaran-ajaran yang tidak sesuai dengan Kitab Suci, yang di-interpretasikan sedemikian supaya membenarkan apa yang mereka pegang, meskipun umumnya kaum Fundamentalis percaya bahwa apa yang mereka percaya datang langsung dari teks Kitab Suci. Mereka tidak ragu-ragu untuk membaca secara diluar konteks kalau perlu demi untuk memelihara posisi mereka - posisi yang mendahului interpretasi atas Kitab Suci (pre-konsepsi).
Saya menemukan bahwa pada kasus-kasus dimana Katolik dan Protestan tidak setuju menyangkut interpretasi Kitab Suci, ironisnya, justru adalah Katolik yang menginerpretasikan Kitab Suci secara literal, sedangkan kita Protestan memberikan interpretasi yang figuratif dan alegori. Beberapa contoh untuk menggambarkan ini:
Ketika Yesus berkata, "Kamu harus dilahirkan lewat air dan Roh," Katolik meninterpretasikan secara literal: "air" ya maksudnya "air", yakni pembaptisan. Tetapi sebagian Protestan mengatakan bahwa air menunjuk pada sesuatu hal yang lain, mungkin kotbah Injil, ataupun cairan ketuban dari kelahiran seorang bayi.
Ketika Paulus berkata Yesus membersihkan gerejaNya dengan "pembasuhan air," Katolik meng-interpretasikan ini secara literal. "Pembasuhan dengan air" sama dengan "pembasuhan dengan air", satu lagi referensi terhadap pembaptisan. Tetapi sebagian Protestan mengatakan hal ini menunjuk pada sesuatu yang lain, mungkin maksudnya Kitab Suci.
Ketika Yesus berkata, "Jika kamu mengampuni dosanya, maka mereka diampuni; jika kamu tidak mengampuni, maka mereka tidak diampuni, " Katolik lagi-lagi memahaminya secara literal dan percaya bahwa Yesus memberikan otoritas kepada para rasul-rasulNya untuk mengampuni dosa dalam nama-Nya. Tetapi sebagian Protestan mengatakan bahwa ini cuma sebuah referensi atas otoritas para rasul untuk mengabarkan Injil.
Lagi, ketika Yesus berkata, "Inilah tubuh-Ku," dan "barangsaiapa makan dagingKu dan minum darahKu mendapat hidup yang kekal, " Katolik memahaminya secara literal. Ekaristi adalah tubuh-Nya dan sungguh-sungguh daging dan darah-Nya, meskipun tidak tampak demikian. Tetapi umumnya Protestan mengatakn roti dan anggur tetap sebagai roti dan anggur dan bahwa sekali lagi kita tidak boleh mengambil kata-kata Yesus secara literal.
Ketika Yakobus berkata, "Kamu lihat bahwa manusia dibenarkan karena perbuatan-perbuatannya dan bukan hanya karena iman," Katolik memahaminya secara literal. "Bukan hanya karena iman" sama dengan "bukan hanya karena iman." Tetapi Protestan bersikeras bahwa "bukan hanya karena iman" sesungguhnya artinya kita dibenarkan oleh iman saja. Ini sebenarnya adalah salah satu doktrin inti Protestanisme, yakni Sola Fide.
Sungguh ironis! Tampak bagi saya bahwa teologi Katolik biasanya membiarkan ayat Kitab Suci memiliki arti sebagaimana tertulis, tanpa tafsiran dan pelintiran bahasa yang ruwet yang kadang diperlukan untuk mendukung teologi Protestan. Saya merasa tidak nyaman bahwa banyak ayat-ayat yang problematis dalam Kitab Suci, muncul karena saya memaksakan pengertian Protestan terhadap Kitab Suci. Pemahaman Katolik tampak lebih cocok dengan mudahnya.
Dalam riset saya, saya juga membaca sejumlah tulisan-tulisan perdana orang-orang Kristen, yakni orang-orang yang belajar injil langsung dari para rasul, atau dari penerus sesudahnya. Sebagai seorang Protestan saya tidak pernah mendengar hal ini. Saya tidak pernah mendengar tentang murid rasul Yohanes, Ignatius dari Antiokia dan Polycarpus dari Smyrna. Saya juga tidak pernah mendengar tentang Irenaus ataupun Yustinus Martir. Saya tidak tahu bahwa orang-orang ini dan sejumlah orang lainnya meninggalkan tulisan-tulisan yang dapat memberi pencerahan menyangkut iman Gereja perdana. Dalam masa 12 tahun saya sebagai Protestan tidak seorangpun pernah memberitahukan saya bahwa murid-murid para rasul meninggalkan kita tulisan-tulisan yang menjadi saksi atas iman apostolik yang sejati. Tidakkah ini hal yang aneh? Kita sesungguhnya memiliki komentar Kitab Suci dari abad ke-2, yang sebagian ditulis oleh orang-orang yang mengenal para penulis Kitab Suci secara pribadi. Mengapa kita mengabaikan sumber yang luar biasa ini? Kita Protestan percaya bahwa Roh Kudus berbicara pada kita, maka bukankah sudah sepantasnya melihat apa yang Dia katakan kepada murid-murid dari para rasul-rasulNya, yang banyak diantaranya menyerahkan nyawanya ketimbang menyangkal iman mereka?
Saya pribadi jelas ingin mengetahui apa yang mereka katakan. Orang-orang ini mengenal para rasul, hidup dalam kultur yang sama, berbicara dalam bahasa yang sama, dan sangat mungkin membaca salinan-salinan asli dari kitab-kitab Perjanjian Baru dalam bahasa asli mereka. Kalau ada seseorang yang tahu interpretasi Kitab Suci yang benar, maka mereka pastilah orangnya. Maka saya membaca semua surat-surat Ignatius dari Antiokia, dan Polycarpus dari Smyrna, keduanya adalah murid-murid rasul Yohanes. Saya membaca tulisan Irenaeus dari Lyons, yang adalah murid Polycarpus. Saya membaca surat kepada jemaat di Korintus yang ditulis oleh Clement. Saya juga membaca bagian dari surat Yustinus Martir kepada kaisar Romawi, Antonius Pius, yang ditulis dalam memori para rasul, dan yang mencoba menjelaskan iman Kristen kepada seorang bukan Kristen.
Tampak sangat jelas bagi saya bahwa Gereja abad ke-2 sangat menyerupai Gereja Katolik dalam hal kepercayaannya ketimbang gereja saya yang mengaku berdasarkan Alkitab. Ignatius, murid rasul Yohanes, bahkan mengidentifikasi Gereja sebagai "Gereja Katolik". Mereka memiliki uskup-uskup, imam-imam dan deakon-deakon; mereka percaya mereka bisa kehilangan keselamatannya; mereka percaya regenerasi pembaptisan (membawa kelahiran baru); mereka menganggap Ekaristi sebagai suatu kurban, dan bahwa Ekaristi sungguh-sungguh adalah Tubuh dan Darah Kristus, dan mereka percaya suksesi para uskup di Gereja adalah standar keortodoksan iman Kristen. Mereka memporak-porandakan asumsi saya mengenai Gereja perdana. Saya selama ini selalu berasumsi bahwa Gereja perdana intinya adalah Protestan dalam doktrin-doktrinnya dan doktrin-doktrin Katolik adalah hasil korupsi iman yang muncul sekitar abad ke-5. Ternyata tidak demikian halnya. Bahkan saya tidak dapat menemukan bukti-bukti bahwa doktrin-doktrin Protestan seperti Sola Scriptura dan Sola Fide sudah ada sejak jaman Gereja perdana. Ini sungguh membuat saya tercengang-cengang, dan mengingatkan saya pada kata-kata terkenal dari mendiang mantan Anglikan terkenal, John Henry Newman, "Untuk mendalami sejarah adalah untuk berhenti menjadi seorang Protestan."
Semua ini mengguncangkan saya tetapi saat ini saya berusaha melihat secara obyektif. Saya merasa beruntung karena saya datang pada iman Kristen sebagai orang dewasa. Karena saya tidak dibesarkan dalam iman Kristen Baptis, tidak tertutup kemungkinan buat saya bahwa ada kesalahan. Oleh karena itu saya keluar dari lingkaran dan mencoba melihat denominasi saya dan teologi saya secara seobyektif mungkin. Saya heran menyadari bahwa teologi injili yang saya pegang ada fenomena di Amerika yang umurnya tidak lebih dari seratus lima puluh tahun, jauh lebih muda dari jaman para rasul. Setelah membaca tulisan umat Kristen perdana, saya tahu bahwa mereka pasti menolak teologi yang saya anut sebagai "injil yang lain" (Gal 1:6-8).
Setelah semua yang saya pelajari, saya harus mengakui bahwa penjelasan Katolik menyangkut Kitab Suci dan sejarah jauh lebih benar ketimbang penjelasan denominasi saya, dan saya menyadari bahwa jika saya ingin terus menjadi "umat Kristen yang percaya Alkitab", saya harus menjadi Katolik. Sejauh yang dapat saya katakan, penjelasan Katolik tentang iman Kristen adalah konsisten dengan makna sederhana dari Alkitab, dan konsisten dengan apa yang dipercaya oleh umat Kristen perdana dari jaman apostolik hingga ke jaman Reformasi.
Protestantisme, di lain pihak, berlandaskan pada dua doktrin yang tidak didukung oleh Kitab Suci, dan yang sepenuhnya absen dari sejarah Kristen sebelum Reformasi. Saya tidak melihat bahwa Protestanisme adalah kembali ke kemurnian Kristen perdana, seperti telah diajarkan kepada saya sebelumnya, karena Gereja perdana adalah Gereja Katolik. Oleh karena itu saya menyimpulkan, dengan perasaan sedih, bahwa Protestanisme bukanlah "reformasi" iman sama sekali, tetapi korupsi iman. Meskipun begitu, meskipun pemecah-belahan Gereja adalah suatu hal yang tragis, Allah telah membawa hal yang baik daripadanya. Sekarang ini, Protestan Injili adalah termasuk umat Kristen yang terbaik dan paling berdedikasi di dunia. Sulit untuk menyalahkan dalam hal ini. Oleh karena itu saya membuat suatu website untuk membantu orang-orang baik ini, para saudara-saudari saya dalam Kristus, untuk mengerti sebenarnya tentang Gereja Katolik.
Kisah ini diterjemahkan dari website www.catholicoutlook.com/mystory yang ditulis oleh Gary Hoge.
© www.gerejakatolik.net
oleh Gary Hoge
Ketika saya masih kecil, ayah saya mengajarkan saya hal-hal yang mendasar tentang Allah dan dia membacakan saya dan saudara saya Alkitab versi anak-anak. Saya sangat suka mendengarnya, dan melihat gambar-gambarnya yang indah, tetapi entah mengapa, saya tidak pernah sungguh-sungguh membangun iman kepada Allah. Mungkin karena waktu itu saya pikir pergi ke gereja itu sangat membosankan, atau mungkin karena pengaruh ibu saya yang agnostik (tidak peduli akan Allah). Meskipun dia tidak pernah secara terbuka menghalangi saya untuk beriman pada Allah, akan tetapi dari dialah sejak kecil saya tahu bahwa ada orang-orang yang tidak percaya eksistensi Allah. Dan tampaknya bagi saya sewaktu umur saya makin bertambah, bahwa biasanya orang-orang yang pintar itu tidak percaya akan Allah.
Saya tidak ingat pada umur berapa akhirnya saya kehilangan sedikit iman yang saya miliki, tetapi sewaktu saya menginjak sekolah menengah umum, saya telah mengaku sebagai seorang ateis. Mungkin lebih tepat kalau saya dianggap agnostik, karena kalau anda mendesak saya mungkin saya harus mengakui bahwa saya tidak dapat yakin 100% bahwa Allah itu tidak ada, walau saya sungguh percaya memang tidak ada Allah. Saya merasa agama cuma buat orang-orang yang lemah yang tidak dapat menghadapi kenyataan. Sejauh pemikiran saya, manusia telah menciptakan Allah seperti gambaran dirinya berabad-abad lalu demi untuk menjelaskan alam semesta. Tetapi ilmu pengetahuan berkembang, dan kita mulai mengerti proses alam yang mengatur alam semesta. Seiring perjalanan waktu, kita mendapat kemajuan-kemajuan di bidang astronomi, fisika, dan biologi, dan tampak bagi saya bahwa makin berkurang keperluan menggunakan Allah untuk menjelaskan berbagai hal-hal. Saya dapat melihat saat dimana kita akhirnya mengerti sepenuhnya mekanika dunia materi ini sehingga Allah sama sekali tidak diperlukan lagi. Saya merindukan saat itu, karena saya percaya dunia akan menjadi jauh lebih baik tanpa adanya agama. Lebih enak buat saya, karena saya dapat melakukan apa saja yang saya sukai tanpa perlu diingatkan bahwa saya adalah seorang berdosa dan bahwa tindakan-tindakan tertentu adalah salah. Apa hak orang-orang ini untuk menghakimi saya?
Tetapi sikap saya mulai berubah sewaktu musim dingin tahun 1985. Pada waktu itu saya adalah seorang mahasiswa di Virginia Tech, di Blacksburg, Virginia. Untuk pertama kalinya, saya mulai menyadari sisi gelap dari falsafah ateisme. Saya tadinya berpikir ateisme telah melepaskan dari belenggu agama supaya saya dapat hidup semau saya, tetapi saya mulai merasakan bahwa hidup sekehendak hati sebetulnya tidak sungguh-sungguh menyenangkan. Bahkan tampak hampa yang tidak memiliki arah. Meskipun saya tidak tahu apa alasannya, saya mulai merasa tidak tenang dan tidak puas. Saya menginginkan sesuatu yang lebih, tetapi saya tidak tahu apakah itu. Saya rasa saya menginginkan supaya hidup ini bermakna. Toh saya percaya bahwa semua manusia adalah sekedar kejadian biologis, hasil dari berjuta-juta proses acak yang secara spontan dan faktor kebetulan, menciptakan kehidupan. Kita hidup, kita tumbuh, dan kita mati, dan setelah itu kita menghilang dari keberadaan. Pada akhirnya, apa poinnya? Di masa lalu saya tidak memperhatikan hal ini karena saya sibuk mencari kesenangan-kesenangan pribadi. Tetapi tampak ada semacam hukum alam yang tidak dapat dipungkiri. Saya menemukan bahwa semakin saya memiliki, semakin saya mengingini, dan semakin saya mendapatkan, semakin kurang kepuasan yang didapat. Seolah seperti sebuah lelucon yang kejam, dan saya mendapatkan diri saya semakin tenggelam ke dalam keputus-asaan. Secara eksternal, saya memiliki segala hal, secara internal saya tidak memiliki apa-apa. Saya mulai ragu apakah saya akan pernah merasa bahagia lagi.
Lalu pada suatu hari saya sedang duduk di restoran fast-food dan makan semangkuk makanan. Tiba-tiba sekilas muncul dalam pikiran saya: "Bagaimana dengan Allah?" Saya tidak tahu darimana munculnya pikiran itu, tetapi untuk pertama kali dalam hidup saya merenungkannya dengan serius. Ada secercah harapan dalam pikiran itu, pengharapan pertama yang saya lihat dalam kurun waktu lama, dan memancar sekilas seperti sebuah mercu suar. Saya menyadari bahwa banyak orang merasa hidup mereka bermakna lewat hubungan mereka dengan Allah, dan saya cukup nekat untuk mempertimbangkan kemungkinan tersebut. Tentunya, saya tidak ingin mengakui ide keberadaan Allah, sekedar untuk menyemangati diri sendiri, tetapi saya merenungkan, apakah ada sesuatu yang berharga dibaliknya? Bagaimana jika Allah itu sungguh-2 nyata? Maka saya lanttas memutuskan untuk mencari tahu. Teman sekamar saya adalah seorang Kristen yang menghadiri sebuah gereja Baptis yang kecil di luar kota, dan saya memutuskan untuk pergi bersamanya pada hari minggu berikutnya. Saya membayangkan bahwa keinginan yang timbul mendadak untuk pergi ke gereja pasti cukup mengejutkannya, tetapi dia berusaha menutup-nutupi keheranannya. Mungkin dia tidak ingin membuat saya mengurungkan niat.
Ketika hari yang dijanjikan tiba, saya berada di Gateway Baptist Church, mendengarkan seorang bernama Dewey Weaver, yang merupakan bentuk nyata stereotip seorang pengkotbah Baptis. Aksennya, gaya rambutnya, dan cara dia melambaikan Alkitabnya adalah hal-hal yang dulunya saya jadikan bahan olok-olok. Saya merasa seperti seorang idiot karena berada disana. Apa yang saya pikirkan? Saya berharap teman saya tidak tahu. Tetapi pasti ada hal yang menarik dari kata-kata pastor Weaver, karena minggu berikutnya, saya pergi lagi kesana. Bahkan saya terus kembali minggu demi minggu. Setelah beberapa lama saya tidak lagi memperhatikan gaya pastor Weaver, dan saya menyukai rasa humornya, dan terlebih penting, pesan yang dikotbahkan menunjukkan mengapa saya berada dalam keputus-asaan: Yaitu karena saya adalah seorang berdosa yang sangat membutuhkan seorang juru selamat. Saya telah pernah mendengarnya sebelum nya, tentunya, dan meremehkannya sebagai omongan yang bodoh, tetapi kali ini omongan tersebut mulai terekam dalam benak saya. Yesus bukan seorang pengkotbah dari Galilea yang mengumandangkan sejumlah ajaran tentang menjadi baik, dan Dia juga bukan seorang nasionalis Yahudi yang terlibat kesulitan dengan penguasa Romawi. Menurut pastor Weaver, Dia adalah Allah dalam rupa manusia, yang mengasihi kita sedemikian besar sehingga Dia menyerahkan nyawaNya sendiri untuk menebus dosa-dosa saya, supaya saya dapat dimaafkan.
Saya sedang memikirkan pesan injil pada suatu malam waktu saya berangkat tidur, dan untuk pertama kalinya buat saya semua menjadi masuk akal. Saya terheran-heran oleh logika dibaliknya, dan betapa itu dapat menjelaskan dengan tepat kondisi manusia, terutama saya sendiri. Saya sungguh mempercayai pesan yang aneh dan bodoh, yang dulu pernah saya heran kenapa ada orang-orang yang mempercayainya. Dan sekarang, semua tampak begitu jelas, dan saya merenungkan mengapa selama ini saya begitu buta.
Malam itu saya meminta Yesus untuk mengampuni semua dosa-dosa saya, dan saya memintaNya untuk datang ke dalam hati saya, seperti dijelaskan oleh pastor Weaver. Saya berjanji untuk mengikuti Tuhan sejak hari itu, sebaik mungkin.
Beberapa hari sesudahnya saya mendatangi sebuah toko buku Kristen untuk mendapatkan bahan bacaan untuk menolong saya memahami iman yang baru ini. Saya menyukai ide tentang Yesus, tetapi saya masih tidak peduli tentang konsep agama yang terorganisir. Maka secara alami buku-buku seperti "How to Be a Christian without being Religius, oleh Fritz Ridenour, menarik hati saya dan saya membelinya. Saya juga membeli buku karangan D. James Kennedy, "Why I Believe, and Truths that Transform." Buku-buku seperti ini membentuk fondasi teologi Kristen saya, yang secara alami menyerupai teologi Calvinis dan Injili para pengarangnya.Saya juga membaca sejumlah buku membela iman, buku-buku yang menjelaskan dasar rasional dari kebenaran Kristiani. Penting buat saya untuk mengetahui kenapa saya percaya apa yang saya percaya, baik untuk saya sendiri dan juga karena saya ingin dapat membela diri terhadap orang-orang yang berasumsi seperti saya dulu, bahwa orang Kristen pasti orang yang bodoh.
Saya berhasil lulus dari universitas dan setahun sesudahnya Tuhan memberkati saya dengan seorang istri yang terbaik. Beberapa tahun kemudian Dia memberkati saya kembali dengan seorang anak laki-laki. Saya membaca Alkitab dan bahkan belajar sedikit bahasa Yunani supaya dapat membaca Perjanjian Baru dalam bahasa aslinya. Tetapi satu hal yang tidak pernah dapat saya lakukan adalah mencari sebuah gereja diman saya merasa nyaman sepenuhnya. Menurut hitungan saya, saya dan istri telah mengunjungi dua belas gereja yang berbeda di wilayah Virginia Utara. Ada gereja Baptis, Assemblies of God, Presbiterian, satu diantaranya bahkan Messianic Jewish, tetapi umumnya adalah "gereja non-denominasi" yang biasanya umumnya berarti semi-Baptis. Saya menemukan hal-hal yang baik di setiap gereja-gereja ini, dan orang-orang yang baik, tetapi saya perhatikan bahwa setiap kali saya pergi ke sebuah gereja baru, saya mendengar teologi yang baru pula. Dan cepat atau lambat saya menemukan sesuatu dalam teologi itu yang bertentangan dengan keyakinan saya. Mungkin mereka punya pandangan tentang akhir jaman yang saya anggap aneh, atau mereka menolak kemungkinan tentang karunia-karunia karismatis (saya sendiri bukan karismatis, tetapi saya pikir salah kalau orang menolak ide ini, apalagi begitu jelas diajarkan dalam Alkitab). Kita menghadiri sebuah gereja Episcopal yang semi-karismatik yang sangat kami sukai, sampai saya mendapatkan bahwa mereka membaptis bayi-bayi. Akhirnya kami pindah ke sebuah gereja "berdasarkan Alkitab". Kami tidak puas sepenuhnya, tetapi kami sudah capai pindah-pindah gereja.
Sepanjang tahun-tahun tersebut, satu gereja yang sama sekali tidak pernah masuk hitungan saya adalah Gereja Katolik. Saya tidak percaya bahwa Sri Paus adalah sang anti-Kristus, ataupun hal-hal seperti demikian, tetapi saya tidak percaya bahwa iman Katolik penuh dengan ajaran-ajaran yang tidak terdapat di Alkitab. Baiklah mungkin saya mau mengakui bahwa Katolik adalah sebuah Gereja Kristen, tetapi nyaris tidak memenuhi syarat (dan hanya karena saya ketemu seorang Katolik yang menunjukkan rasa tertarik akan Allah). Secara umum, saya merasa siapapun yang membaca dan percaya pada Alkitab akan menjauh dari iman Katolik. Saya berasumsi berjuta-juta orang Katolik karena terlahir sebagai Katolik, dan nyata bahwa mereka tidak tahu sama sekali tentang Alkitab. Saya kasihan kepada mereka dan saya berharap mereka suatu hari membaca Alkitab sendiri tanpa bantuan Sri Paus. Kalau itu terjadi, pasti status mereka akan segera berubah menjadi mantan-Katolik.
Sayangnya, umumnya orang Katolik yang saya kenal sama-sama tidak tertarik pada Alkitab, Yesus, atau Allah. Mereka sepenuhnya sekuler, sama sekali tidak berbeda dengan orang bukan Kristen, kecuali bahwa mereka pergi ke gereja sekali-sekali, yang agaknya seperti sebuah beban bagi mereka. (Seorang teman saya mengatakan tujuannya setiap hari minggu adalah masuk gereja, "memberikan satu jamnya", dan keluar). Saya sungguh tidak ingin menjadi bagian dari sebuah gereja yang menghasilkan kualitas rohani yang sekarat seperti itu.
Tetai suatu hari seorang teman Kristen di tempat kerja muncul di ruang kantor saya dengan sebuah buku di tangannya. Dia mengatakan seorang Katolik sahabatnya telah memberikan buku itu. Judulnya "Catholicism and Fundamentalism" oleh Karl Keating. Katanya isinya membela iman Katolik terhadap serangan-serangan kaum Fundamentalis anti-Katolik, dan sekaligus menunjukkan bahwa iman Katolik menawarkan penjelasan Alkitab yang lebih baik dan lebih koheren ketimbang Fundamentalisme Protestan. Jujurnya, saya merasa geli bahwa seseorang punya keberanian untuk mencoba membela iman Katolik dengan berdasarkan Alkitab. Saya yakin pasti mudah untuk membantah argumen-argumen Karl Keating karena saya tahu bahwa teologi Katolik sangat tidak sesuai dengan Alkitab.
Maka saya membaca buku itu dan saya gembiara bahwa Mr.Keating adalah seorang penulis yang punya rasa humor yang besar. Pertama, saya membacanya seolah sebagai seorang jaksa penuntut, mencari kelemahannya. Tetapi saya terheran bahwa orang ini ternyata rasional dan pintar bicara, dan apa yang dikatakannya sungguh masuk akal. Saya mulai membacanya dengan lebih simpatik, dan saya sungguh mencoba untuk mengerti apa yang dikatakan Mr.Keating. Setelah mendengar sendiri teologi Katolik dari sumber Katolik, menjadi jelas apa yang tidak saya pahami sebelumnya. Saya heran menemukan bahwa Gereja Katolik tidak mengajarkan hal-hal yang tidak sesuai dengan Alkitab seperti yang pernah saya percayai, dan apa yang sesungguhnya diajarkan sesungguhnya punya dasar Alkitab yang kuat. Saya menyadari bahwa selama ini saya telah menyerap banyak kesalah-pahaman tentang iman Katolik. Masalahnya, karena selama ini yang saya dengar semua berasal dari sumber Protestan. Dengan heran saya juga menemukan bahwa sekali saya mengerti dasar-dasar iman Katolik, saya tidak dapat membantahnya. Boleh jadi saya tidak yakin hal itu benar, tetapi saya juga tidak dapat membuktikan bahwa itu salah, dan ini membuat saya jengkel. Kalau ada suatu hal yang saya ingin merasa yakin, maka itulah iman saya. Saya ingin tahu apa yang saya yakini dan mengapa saya meyakininya. Tetapi sekarang setelah membaca buku ini, saya merasa tidak nyaman di lubuk hati bahwa ternyata interpretasi Katolik atas Kitab Suci sesungguhnya lebih masuk akal ketimbang interpretasi saya sendiri.
Seperti saya katakan, saya tidak begitu saya diyakinkan bahwa Katolik benar, tetapi saya tahu saya tidak akan dapat beristirahat sampai saya mendapatkan jawabannya. Maka saya mulai membaca segala yang bisa saya dapatkan. Saya mencari buku-buku apologetika Katolik maupun Protestan. Saya membaca buku karangan James Akin, Dave Armstrong, Scott Hahn, Mark Shea, diantara banyak lainnya di sisi Katolik, dan Geisler, Kennery, Ridenour dan Scott, di sisi Protestan. Secara umum, kesan saya adalah bahwa para pengarang Protestan tidak mengerti teologi Katolik dengan baik, karena mereka terus mengkritik hal-hal yang tidak diajarkan oleh Gereja Katolik. Argumen-argumen Katolik tampak bagus dan saya berharap salah satu pengarang Protestan dapat menandinginya, tetapi mereka tidak pernah bisa. Setelah saya semakin memahami argumen teologi Katolik, saya menemukan bahwa saya dengan mudah melawan argumen Protestan terhadapnya, di lain pihak saya tidak dapat melawan argumen Katolik terhadap teologi Protestan.
Saya mulai mempertanyakan secara serius fondasi doktrin-doktrin Protestanisme: sola fide dan sola scriptura. Gereja Katolik memberikan argumen kuat bahwa doktrin ini tidak diajarkan dalam Alkitab, dan bahkan keduanya ditolak oleh Alkitab. Tidak hanya itu, kedua doktrin tersebut tidak diajarkan oleh siapapun sebelum gerakan Reformasi Protestan. Saya merasa argumen Protestan dalam hal ini tidak meyakinkan. Mereka tampak mengambil Alkitab diluar konteks dan mengenyampingkan ayat-ayat yang bertentangan dengan interpretasi mereka. Kadang mereka mengutip dari sumber Kristen perdana yang tampak mendukung posisi mereka, tetapi mereka mengabaikan hal-hal lain oleh penulis yang sama yang menjadikan jelas bahwa mereka tidak mendukung argumen Protestanisme. Karena Protestan adalah pihak yang memisahkan diri dari Gereja dan menuduh Gereja telah terkorupsi, saya tahu bahwa beban untuk membuktikan hal ini ada pada pundak mereka, dan sejujurnya, saya merasa mereka tidak berhasil membuat argumen yang kuat.
Makin saya mengerti teologi Katolik, semakin saya merasa bahwa Katolik lebih sesuai dengan Alkitab ketimbang teologi saya. Kenyataan ini sangat mengganggu saya karena saya sangat menjunjung tinggi Alkitab. Saya bangga sebagai Protestan Injili karena kita punya reputasi sebagai kaum yang meninterpretasi ayat Kitab Suci secara literal, dan kita sering dijulusi "Bible Christian". Tetapi setelah saya mempelajari interpretasi Katolik, saya merasa bahwa interpretasi Katolik lebih benar dan sesuai dengan arti teks Kitab Suci, dan memang benar adanya apa yang dituliskan oleh Mr.Keating dalam bukunya.
Kaum Fundamentalis menggunakan Alkitab untuk melindungi ajaran-ajaran yang tidak sesuai dengan Kitab Suci, yang di-interpretasikan sedemikian supaya membenarkan apa yang mereka pegang, meskipun umumnya kaum Fundamentalis percaya bahwa apa yang mereka percaya datang langsung dari teks Kitab Suci. Mereka tidak ragu-ragu untuk membaca secara diluar konteks kalau perlu demi untuk memelihara posisi mereka - posisi yang mendahului interpretasi atas Kitab Suci (pre-konsepsi).
Saya menemukan bahwa pada kasus-kasus dimana Katolik dan Protestan tidak setuju menyangkut interpretasi Kitab Suci, ironisnya, justru adalah Katolik yang menginerpretasikan Kitab Suci secara literal, sedangkan kita Protestan memberikan interpretasi yang figuratif dan alegori. Beberapa contoh untuk menggambarkan ini:
Ketika Yesus berkata, "Kamu harus dilahirkan lewat air dan Roh," Katolik meninterpretasikan secara literal: "air" ya maksudnya "air", yakni pembaptisan. Tetapi sebagian Protestan mengatakan bahwa air menunjuk pada sesuatu hal yang lain, mungkin kotbah Injil, ataupun cairan ketuban dari kelahiran seorang bayi.
Ketika Paulus berkata Yesus membersihkan gerejaNya dengan "pembasuhan air," Katolik meng-interpretasikan ini secara literal. "Pembasuhan dengan air" sama dengan "pembasuhan dengan air", satu lagi referensi terhadap pembaptisan. Tetapi sebagian Protestan mengatakan hal ini menunjuk pada sesuatu yang lain, mungkin maksudnya Kitab Suci.
Ketika Yesus berkata, "Jika kamu mengampuni dosanya, maka mereka diampuni; jika kamu tidak mengampuni, maka mereka tidak diampuni, " Katolik lagi-lagi memahaminya secara literal dan percaya bahwa Yesus memberikan otoritas kepada para rasul-rasulNya untuk mengampuni dosa dalam nama-Nya. Tetapi sebagian Protestan mengatakan bahwa ini cuma sebuah referensi atas otoritas para rasul untuk mengabarkan Injil.
Lagi, ketika Yesus berkata, "Inilah tubuh-Ku," dan "barangsaiapa makan dagingKu dan minum darahKu mendapat hidup yang kekal, " Katolik memahaminya secara literal. Ekaristi adalah tubuh-Nya dan sungguh-sungguh daging dan darah-Nya, meskipun tidak tampak demikian. Tetapi umumnya Protestan mengatakn roti dan anggur tetap sebagai roti dan anggur dan bahwa sekali lagi kita tidak boleh mengambil kata-kata Yesus secara literal.
Ketika Yakobus berkata, "Kamu lihat bahwa manusia dibenarkan karena perbuatan-perbuatannya dan bukan hanya karena iman," Katolik memahaminya secara literal. "Bukan hanya karena iman" sama dengan "bukan hanya karena iman." Tetapi Protestan bersikeras bahwa "bukan hanya karena iman" sesungguhnya artinya kita dibenarkan oleh iman saja. Ini sebenarnya adalah salah satu doktrin inti Protestanisme, yakni Sola Fide.
Sungguh ironis! Tampak bagi saya bahwa teologi Katolik biasanya membiarkan ayat Kitab Suci memiliki arti sebagaimana tertulis, tanpa tafsiran dan pelintiran bahasa yang ruwet yang kadang diperlukan untuk mendukung teologi Protestan. Saya merasa tidak nyaman bahwa banyak ayat-ayat yang problematis dalam Kitab Suci, muncul karena saya memaksakan pengertian Protestan terhadap Kitab Suci. Pemahaman Katolik tampak lebih cocok dengan mudahnya.
Dalam riset saya, saya juga membaca sejumlah tulisan-tulisan perdana orang-orang Kristen, yakni orang-orang yang belajar injil langsung dari para rasul, atau dari penerus sesudahnya. Sebagai seorang Protestan saya tidak pernah mendengar hal ini. Saya tidak pernah mendengar tentang murid rasul Yohanes, Ignatius dari Antiokia dan Polycarpus dari Smyrna. Saya juga tidak pernah mendengar tentang Irenaus ataupun Yustinus Martir. Saya tidak tahu bahwa orang-orang ini dan sejumlah orang lainnya meninggalkan tulisan-tulisan yang dapat memberi pencerahan menyangkut iman Gereja perdana. Dalam masa 12 tahun saya sebagai Protestan tidak seorangpun pernah memberitahukan saya bahwa murid-murid para rasul meninggalkan kita tulisan-tulisan yang menjadi saksi atas iman apostolik yang sejati. Tidakkah ini hal yang aneh? Kita sesungguhnya memiliki komentar Kitab Suci dari abad ke-2, yang sebagian ditulis oleh orang-orang yang mengenal para penulis Kitab Suci secara pribadi. Mengapa kita mengabaikan sumber yang luar biasa ini? Kita Protestan percaya bahwa Roh Kudus berbicara pada kita, maka bukankah sudah sepantasnya melihat apa yang Dia katakan kepada murid-murid dari para rasul-rasulNya, yang banyak diantaranya menyerahkan nyawanya ketimbang menyangkal iman mereka?
Saya pribadi jelas ingin mengetahui apa yang mereka katakan. Orang-orang ini mengenal para rasul, hidup dalam kultur yang sama, berbicara dalam bahasa yang sama, dan sangat mungkin membaca salinan-salinan asli dari kitab-kitab Perjanjian Baru dalam bahasa asli mereka. Kalau ada seseorang yang tahu interpretasi Kitab Suci yang benar, maka mereka pastilah orangnya. Maka saya membaca semua surat-surat Ignatius dari Antiokia, dan Polycarpus dari Smyrna, keduanya adalah murid-murid rasul Yohanes. Saya membaca tulisan Irenaeus dari Lyons, yang adalah murid Polycarpus. Saya membaca surat kepada jemaat di Korintus yang ditulis oleh Clement. Saya juga membaca bagian dari surat Yustinus Martir kepada kaisar Romawi, Antonius Pius, yang ditulis dalam memori para rasul, dan yang mencoba menjelaskan iman Kristen kepada seorang bukan Kristen.
Tampak sangat jelas bagi saya bahwa Gereja abad ke-2 sangat menyerupai Gereja Katolik dalam hal kepercayaannya ketimbang gereja saya yang mengaku berdasarkan Alkitab. Ignatius, murid rasul Yohanes, bahkan mengidentifikasi Gereja sebagai "Gereja Katolik". Mereka memiliki uskup-uskup, imam-imam dan deakon-deakon; mereka percaya mereka bisa kehilangan keselamatannya; mereka percaya regenerasi pembaptisan (membawa kelahiran baru); mereka menganggap Ekaristi sebagai suatu kurban, dan bahwa Ekaristi sungguh-sungguh adalah Tubuh dan Darah Kristus, dan mereka percaya suksesi para uskup di Gereja adalah standar keortodoksan iman Kristen. Mereka memporak-porandakan asumsi saya mengenai Gereja perdana. Saya selama ini selalu berasumsi bahwa Gereja perdana intinya adalah Protestan dalam doktrin-doktrinnya dan doktrin-doktrin Katolik adalah hasil korupsi iman yang muncul sekitar abad ke-5. Ternyata tidak demikian halnya. Bahkan saya tidak dapat menemukan bukti-bukti bahwa doktrin-doktrin Protestan seperti Sola Scriptura dan Sola Fide sudah ada sejak jaman Gereja perdana. Ini sungguh membuat saya tercengang-cengang, dan mengingatkan saya pada kata-kata terkenal dari mendiang mantan Anglikan terkenal, John Henry Newman, "Untuk mendalami sejarah adalah untuk berhenti menjadi seorang Protestan."
Semua ini mengguncangkan saya tetapi saat ini saya berusaha melihat secara obyektif. Saya merasa beruntung karena saya datang pada iman Kristen sebagai orang dewasa. Karena saya tidak dibesarkan dalam iman Kristen Baptis, tidak tertutup kemungkinan buat saya bahwa ada kesalahan. Oleh karena itu saya keluar dari lingkaran dan mencoba melihat denominasi saya dan teologi saya secara seobyektif mungkin. Saya heran menyadari bahwa teologi injili yang saya pegang ada fenomena di Amerika yang umurnya tidak lebih dari seratus lima puluh tahun, jauh lebih muda dari jaman para rasul. Setelah membaca tulisan umat Kristen perdana, saya tahu bahwa mereka pasti menolak teologi yang saya anut sebagai "injil yang lain" (Gal 1:6-8).
Setelah semua yang saya pelajari, saya harus mengakui bahwa penjelasan Katolik menyangkut Kitab Suci dan sejarah jauh lebih benar ketimbang penjelasan denominasi saya, dan saya menyadari bahwa jika saya ingin terus menjadi "umat Kristen yang percaya Alkitab", saya harus menjadi Katolik. Sejauh yang dapat saya katakan, penjelasan Katolik tentang iman Kristen adalah konsisten dengan makna sederhana dari Alkitab, dan konsisten dengan apa yang dipercaya oleh umat Kristen perdana dari jaman apostolik hingga ke jaman Reformasi.
Protestantisme, di lain pihak, berlandaskan pada dua doktrin yang tidak didukung oleh Kitab Suci, dan yang sepenuhnya absen dari sejarah Kristen sebelum Reformasi. Saya tidak melihat bahwa Protestanisme adalah kembali ke kemurnian Kristen perdana, seperti telah diajarkan kepada saya sebelumnya, karena Gereja perdana adalah Gereja Katolik. Oleh karena itu saya menyimpulkan, dengan perasaan sedih, bahwa Protestanisme bukanlah "reformasi" iman sama sekali, tetapi korupsi iman. Meskipun begitu, meskipun pemecah-belahan Gereja adalah suatu hal yang tragis, Allah telah membawa hal yang baik daripadanya. Sekarang ini, Protestan Injili adalah termasuk umat Kristen yang terbaik dan paling berdedikasi di dunia. Sulit untuk menyalahkan dalam hal ini. Oleh karena itu saya membuat suatu website untuk membantu orang-orang baik ini, para saudara-saudari saya dalam Kristus, untuk mengerti sebenarnya tentang Gereja Katolik.
Kisah ini diterjemahkan dari website www.catholicoutlook.com/mystory yang ditulis oleh Gary Hoge.
© www.gerejakatolik.net
Tuesday, March 16, 2010
Mengelola Keuangan Series : Tabungan, Deposito versus Inflasi ?
Apakah Anda Bertambah KAYA?
Kita semua tahu kalau kita menabung di bank, maka kita akan mendapatkan bunga sehingga semakin lama jumlah tabungan kita akan semakin bertambah. Apakah Anda bertambah kaya dengan bunga yang Anda dapatkan dari bank?
Anggap saja sekarang Anda punya uang sebanyak sepuluh juta rupiah (Rp. 10.000.000,-). Uang ini Anda tabung ke dalam deposito berjangka 1 tahun dengan bunga 8%. Apabila kita hitung secara sederhana, di tahun mendatang jumlah uang tabungan Anda akan bertambah menjadi Rp. 10.800.000,-.
Pertanyaannya adalah: Apakah Anda bertambah kaya?
Apabila Anda hanya melihat dari angka nominal, Jawabannya adalah BENAR. Anda makin kaya. Alasannya adalah jumlah uang Anda bertambah sebesar delapan ratus ribu rupiah (Rp. 800.000,-).
Sekarang mari kita lihat dari aspek real. Anggap saja pada tahun ini harga 1 kg telur adalah sepuluh ribu rupiah (Rp. 10.000,-). Dengan uang sebesar sepuluh juta rupiah, pada saat ini Anda dapat membeli 1.000 kg telur
Pada tahun berikutnya, jumlah uang Anda bertambah menjadi Rp. 10.800.000,-. Di sisi lain, harga telur juga naik, katakanlah menjadi Rp. 11.000,-. Jadi dengan jumlah uang Anda pada saat itu, Anda hanya bisa membeli 981 kg telur. Lebih sedikit 19 kg dibandingkan dengan sekarang.
Kembali ke pertanyaan semula: Apakah Anda bertambah kaya?
Jawabannya adalah TIDAK. Sebab jumlah barang yang bisa Anda
beli dengan uang Anda justru semakin sedikit.
---------------
HOT TIPS :
---------------
Dalam memilih produk tabungan, Anda juga perlu turut memperhitungkan inflasi. Bunga dari tabungan Anda harus lebih tinggi dari tingkat inflasi. Apabila tidak, maka Anda akan menjadi semakin miskin.
BPR Universal menawarkan solusi untuk keuangan Anda, Simpan dalam Deposito yang dijamin LPS saja Anda akan memperoleh imbal balik bunga sebesar 10,25 % !
Bayangkan apabila Anda seorang pengambil resiko dan menginginkan hasil investasi jauh lebih tinggi dari deposito di bank konvensional, serta memerlukan bunga dari deposito untuk keperluan-keperluan investasi Anda, hmmm, akan sangat menarik tentunya. Anda pun dapat mendapatkan Deposito dengan bunga di atas nilai wajar yang dijamin LPS yang berlaku saat ini.
Untuk memperoleh informasi tentang produk perbankan kami, Hubungi Account Officer Kami 021 - 87916646 Bank Perkreditan Rakyat UNIVERSAL CIBINONG.
\\sales and marketing BPR Universal Cibinong
Kita semua tahu kalau kita menabung di bank, maka kita akan mendapatkan bunga sehingga semakin lama jumlah tabungan kita akan semakin bertambah. Apakah Anda bertambah kaya dengan bunga yang Anda dapatkan dari bank?
Anggap saja sekarang Anda punya uang sebanyak sepuluh juta rupiah (Rp. 10.000.000,-). Uang ini Anda tabung ke dalam deposito berjangka 1 tahun dengan bunga 8%. Apabila kita hitung secara sederhana, di tahun mendatang jumlah uang tabungan Anda akan bertambah menjadi Rp. 10.800.000,-.
Pertanyaannya adalah: Apakah Anda bertambah kaya?
Apabila Anda hanya melihat dari angka nominal, Jawabannya adalah BENAR. Anda makin kaya. Alasannya adalah jumlah uang Anda bertambah sebesar delapan ratus ribu rupiah (Rp. 800.000,-).
Sekarang mari kita lihat dari aspek real. Anggap saja pada tahun ini harga 1 kg telur adalah sepuluh ribu rupiah (Rp. 10.000,-). Dengan uang sebesar sepuluh juta rupiah, pada saat ini Anda dapat membeli 1.000 kg telur
Pada tahun berikutnya, jumlah uang Anda bertambah menjadi Rp. 10.800.000,-. Di sisi lain, harga telur juga naik, katakanlah menjadi Rp. 11.000,-. Jadi dengan jumlah uang Anda pada saat itu, Anda hanya bisa membeli 981 kg telur. Lebih sedikit 19 kg dibandingkan dengan sekarang.
Kembali ke pertanyaan semula: Apakah Anda bertambah kaya?
Jawabannya adalah TIDAK. Sebab jumlah barang yang bisa Anda
beli dengan uang Anda justru semakin sedikit.
---------------
HOT TIPS :
---------------
Dalam memilih produk tabungan, Anda juga perlu turut memperhitungkan inflasi. Bunga dari tabungan Anda harus lebih tinggi dari tingkat inflasi. Apabila tidak, maka Anda akan menjadi semakin miskin.
BPR Universal menawarkan solusi untuk keuangan Anda, Simpan dalam Deposito yang dijamin LPS saja Anda akan memperoleh imbal balik bunga sebesar 10,25 % !
Bayangkan apabila Anda seorang pengambil resiko dan menginginkan hasil investasi jauh lebih tinggi dari deposito di bank konvensional, serta memerlukan bunga dari deposito untuk keperluan-keperluan investasi Anda, hmmm, akan sangat menarik tentunya. Anda pun dapat mendapatkan Deposito dengan bunga di atas nilai wajar yang dijamin LPS yang berlaku saat ini.
Untuk memperoleh informasi tentang produk perbankan kami, Hubungi Account Officer Kami 021 - 87916646 Bank Perkreditan Rakyat UNIVERSAL CIBINONG.
\\sales and marketing BPR Universal Cibinong
Smart smart smart mengelola GAJI ?
Punya gaji 10 koma?
Tanggal 10 dah koma alias bokek?
Usaha Sampingan: Bisnis Online Beresiko Kecil
Hot Jobs 2009
Tren Bisnis 2009
Bisnis Jus Buah Segar Menggoda
Tips Manajemen waktu
Perlu Modal Usaha?
Peluang Bisnis Industri Kreatif
Apakah Anda Bertambah Kaya
Bisnis Rumahan: Internet Marketing
Tips
Bisnis
klik >>Cuma ada 2 kemungkinan. Kemungkinan pertama, biaya hidup anda terlalu tinggi atau konsumtif.
Misalnya, anda punya hobi hang out mall to mall tiap pulang kantor yang notabene pengeluaran tambahan karena makan di luar. Belum lagi efek window shopping AKA belanja barang-barang yang sebetulnya tidak diperlukan.
"Si Raja Pop" Michael Jackson adalah contoh nyata golongan ini. Ia benar-benar dipusingkan dengan masalah keuangannya. Selain krisis keuangan yang cukup parah, penyanyi berusia 50 tahun itu, belakangan juga direpotkan dengan kondisi kesehatannya yang kian memburuk.
Penyanyi AS yang disebut-sebut pernah memiliki kekayaan hingga 700 juta dollar AS itu, terpaksa melelang barang-barang pribadinya dari mulai sarung tangan putih bertahtakan permata--yang ia gunakan saat mengisi video Billie Jean--hingga pintu gerbang.
Kemungkinan kedua, gaji anda memang terlalu sedikit untuk biaya hidup standar anda sekeluarga. Boro-boro hang out, untuk biaya belanja sehari-harinya saja kurang. Artinya? Sudah waktunya anda cari pekerjaan lain dengan gaji lebih tinggi atau punya bisnis sampingan sebagai penghasilan tambahan.
So, anda termasuk yang mana?
Jika anda termasuk salah satu dari 2 golongan itu, berarti sudah saatnya anda lebih smart mengelola gaji demi masa depan anda dan keluarga.
Bisa dengan mengurangi gaya hidup yang terlalu konsumtif atau cari penghasilan tambahan. Whatever, asalkan langsung dikerjakan sekarang juga!!
Jika tidak...anda akan mengalami nasib yang sama seperti Michael Jackson.
Tua merana, sakit-sakitan.....
http://www.dexton.adexindo.com/artikel-feb9-4-smart-mengelola-gaji.html
Tanggal 10 dah koma alias bokek?
Usaha Sampingan: Bisnis Online Beresiko Kecil
Hot Jobs 2009
Tren Bisnis 2009
Bisnis Jus Buah Segar Menggoda
Tips Manajemen waktu
Perlu Modal Usaha?
Peluang Bisnis Industri Kreatif
Apakah Anda Bertambah Kaya
Bisnis Rumahan: Internet Marketing
Tips
Bisnis
klik >>Cuma ada 2 kemungkinan. Kemungkinan pertama, biaya hidup anda terlalu tinggi atau konsumtif.
Misalnya, anda punya hobi hang out mall to mall tiap pulang kantor yang notabene pengeluaran tambahan karena makan di luar. Belum lagi efek window shopping AKA belanja barang-barang yang sebetulnya tidak diperlukan.
"Si Raja Pop" Michael Jackson adalah contoh nyata golongan ini. Ia benar-benar dipusingkan dengan masalah keuangannya. Selain krisis keuangan yang cukup parah, penyanyi berusia 50 tahun itu, belakangan juga direpotkan dengan kondisi kesehatannya yang kian memburuk.
Penyanyi AS yang disebut-sebut pernah memiliki kekayaan hingga 700 juta dollar AS itu, terpaksa melelang barang-barang pribadinya dari mulai sarung tangan putih bertahtakan permata--yang ia gunakan saat mengisi video Billie Jean--hingga pintu gerbang.
Kemungkinan kedua, gaji anda memang terlalu sedikit untuk biaya hidup standar anda sekeluarga. Boro-boro hang out, untuk biaya belanja sehari-harinya saja kurang. Artinya? Sudah waktunya anda cari pekerjaan lain dengan gaji lebih tinggi atau punya bisnis sampingan sebagai penghasilan tambahan.
So, anda termasuk yang mana?
Jika anda termasuk salah satu dari 2 golongan itu, berarti sudah saatnya anda lebih smart mengelola gaji demi masa depan anda dan keluarga.
Bisa dengan mengurangi gaya hidup yang terlalu konsumtif atau cari penghasilan tambahan. Whatever, asalkan langsung dikerjakan sekarang juga!!
Jika tidak...anda akan mengalami nasib yang sama seperti Michael Jackson.
Tua merana, sakit-sakitan.....
http://www.dexton.adexindo.com/artikel-feb9-4-smart-mengelola-gaji.html
Serba serbi investasi emas
Mau beli emas untuk investasi? Emas memang dikenal luas sebagai pilihan investasi paling aman apalagi saat kondisi ekonomi sedang labil atau sulit untuk diprediksi. Aman karena nilainya akan tetap sama dimana pun dan kapan pun anda ingin menjualnya. Tapi tentu saja margin keuntungan investasi emas tidak bisa disamakan dengan investasi bisnis lain pada umumnya (Baca Artikel: Bisnis Beresiko Kecil untuk Karyawan).
Investasi emas yang cukup baik adalah investasi emas dalam bentuk batangan (emas logam mulia) karena mudah untuk dijual kembali. Selain itu, emas batangan tidak meminta ongkos pembuatan seperti halnya emas perhiasan.
Disebut emas batangan karena emas ini berbentuk seperti batangan pipih atau batubata, dimana kadar emasnya adalah 22 atau 24 karat, atau apabila dalam persentase adalah 95% dan 99%.
Emas batangan tersedia dalam ukuran 1gr sampai yang terberat adalah 1kg. Semakin kecil ukurannya maka ongkos pembuatannya menjadi semakin murah. Sebaiknya anda membeli emas batangan dalam ukuran yang besar untuk memperkecil jumlah total ongkos yang harus dikeluarkan.
Untuk pembelian emas batangan ini tidak diperlukan persyaratan tertentu. Emas batangan dapat diperoleh di kantor Pegadaian, toko perhiasan/ toko emas, dan di PT. Aneka Tambang atau disingkat PT. Antam, Unit Bisnis PP Logam Mulia, Jl. Pemuda - Jl. Raya Bekasi Km. 18, Pulogadung, Jakarta 13010. Diantara semuanya, PT. Antam yang paling lengkap menyediakan emas dalam bentuk batangan ini.
Investasi emas yang cukup baik adalah investasi emas dalam bentuk batangan (emas logam mulia) karena mudah untuk dijual kembali. Selain itu, emas batangan tidak meminta ongkos pembuatan seperti halnya emas perhiasan.
Disebut emas batangan karena emas ini berbentuk seperti batangan pipih atau batubata, dimana kadar emasnya adalah 22 atau 24 karat, atau apabila dalam persentase adalah 95% dan 99%.
Emas batangan tersedia dalam ukuran 1gr sampai yang terberat adalah 1kg. Semakin kecil ukurannya maka ongkos pembuatannya menjadi semakin murah. Sebaiknya anda membeli emas batangan dalam ukuran yang besar untuk memperkecil jumlah total ongkos yang harus dikeluarkan.
Untuk pembelian emas batangan ini tidak diperlukan persyaratan tertentu. Emas batangan dapat diperoleh di kantor Pegadaian, toko perhiasan/ toko emas, dan di PT. Aneka Tambang atau disingkat PT. Antam, Unit Bisnis PP Logam Mulia, Jl. Pemuda - Jl. Raya Bekasi Km. 18, Pulogadung, Jakarta 13010. Diantara semuanya, PT. Antam yang paling lengkap menyediakan emas dalam bentuk batangan ini.
Tips Membuka Usaha Baru
Tips Membuka Usaha Baru
Demikian juga ketika anda membuka usaha atau bisnis seperti toko online, butik online, toko pakaian wanita atau baju wanita. Anda harus memulainya dengan apa yang anda sukai yang melambangkan diri anda sesungguhnya. Berikut kami memberikan tips membuka usaha atau bisnis yang akan menjadi perwujudan diri anda sesungguhnya :
1. Gagasan usaha haruslah berasal dari diri anda
Perhatikan talenta, bakat, hobi dan minat anda : tidak ada yang lebih menyenangkan daripada melakukan sesuatu yang menjadi kesukaan.Pengalaman kerja : keahlian dan pengetahuan yang kita peroleh di waktu lalu akan sangat menolong kita memulai usaha sejenis di masa depan mis toko online atau butik online.
2. Miliki gagasan bisnis yang jelas. Gagasan bisnis anda harus memiliki focus, konkrit, mudah dikerjakan, telah diketahui kebutuhan pasarnya, pendanaan tidak terlalu besar hingga anda dibelit hutang dan terakhir setiap langkahnya harus sederhana untuk bisa dilakukan.
3. Masuki pasar dengan membawa perbedaan. Anda dapat memasuki pasar yang telah ada dengan menawarkan sesuatu yang lebih berkualitas, unik dan memiliki nilai tambah. Sedikit nilai tambah dan keunikan usaha justru dapat menjadi perbedaan besar bagi usaha anda. cth pakaian wanita atau aksesoris wanita.
4. Carilah mentor, mitra usaha dan komunitas. Pelajaran terbaik bisnis anda diperoleh melalui pengalaman, nasehat dan kegagalan pihak lain. Pengetahuan manajemen, keuangan, pemasaran dan masalah teknis akan lebih baik jika diperoleh dari mereka yang telah memiliki pengalaman terbang. Mentor, kemitraan, komunitas usaha atau asosiasi membuat anda lebih kuat menghadapi tantangan dan masalah ketika merintis usaha baru.
5. Mulailah dengan operasi berskala kecil. Jangan percaya sesuatu yang besar selalu lebih baik. Usaha sehat justru adalah usaha berskala kecil yang kemudian mengembang, bukan usaha yang langsung dijalankan dengan skala besar. Usaha berskala kecil cth baju wanita, aksesoris wanita dll juga menjadi guru terbaik karena menjadi tempat belajar menangani masalah dari yang paling sederhana.
6. Jangan lekas percaya tawaran waralaba atau franchise serta keagenan. Waralaba atau keagenan biasanya berarti suatu langkah yang terbukti untuk bisa dijalankan, adanya dukungan pemasaran dan pengakuan dari segi nama. Namun sebagai pembeli nama perlu waspada. Yakinkan anda telah melakukan penelitian dengan seksama sehingga anda tidak perlu membayar sesuatu yang dapat anda lakukan seorang diri.
7. Miliki etos kerja dan etos usaha yang baik. Etos kerja dan usaha akan menentukan jalannya usaha anda ketika anda menghadapi kompetisi dan tantangan masalah. Etos kerja akan menyelamatkan anda dari berbagai penyimpangan dan kerugian.
8. Jalankan bisnis dan usaha selalu dalam kehendak Tuhan. Mazmur mengatakan bahwa berkat Tuhan-lah yang menjadikan anda kaya dan susah payah tidak akan menambahi keuntungan. Selalu membawa usaha yang anda lakukan dalam doa dan terus merenungkan setiap kebenaran Tuhan akan membuat apa yang anda lakukan selalu berhasil dan anda akan selalu beruntung.
Informasi mengenai usaha dapat anda temukan pada Toko online, Butik Online, Baju Wanita, Aksesori Wanita, Pakaian Wanita dan Toko & Butik Online : Belanja Online Pakaian & Baju Wanita - Aksesori Wanita pada 88db.com
http://www.jawaban.com/news/money/detail.php?id_news=071212185659
Demikian juga ketika anda membuka usaha atau bisnis seperti toko online, butik online, toko pakaian wanita atau baju wanita. Anda harus memulainya dengan apa yang anda sukai yang melambangkan diri anda sesungguhnya. Berikut kami memberikan tips membuka usaha atau bisnis yang akan menjadi perwujudan diri anda sesungguhnya :
1. Gagasan usaha haruslah berasal dari diri anda
Perhatikan talenta, bakat, hobi dan minat anda : tidak ada yang lebih menyenangkan daripada melakukan sesuatu yang menjadi kesukaan.Pengalaman kerja : keahlian dan pengetahuan yang kita peroleh di waktu lalu akan sangat menolong kita memulai usaha sejenis di masa depan mis toko online atau butik online.
2. Miliki gagasan bisnis yang jelas. Gagasan bisnis anda harus memiliki focus, konkrit, mudah dikerjakan, telah diketahui kebutuhan pasarnya, pendanaan tidak terlalu besar hingga anda dibelit hutang dan terakhir setiap langkahnya harus sederhana untuk bisa dilakukan.
3. Masuki pasar dengan membawa perbedaan. Anda dapat memasuki pasar yang telah ada dengan menawarkan sesuatu yang lebih berkualitas, unik dan memiliki nilai tambah. Sedikit nilai tambah dan keunikan usaha justru dapat menjadi perbedaan besar bagi usaha anda. cth pakaian wanita atau aksesoris wanita.
4. Carilah mentor, mitra usaha dan komunitas. Pelajaran terbaik bisnis anda diperoleh melalui pengalaman, nasehat dan kegagalan pihak lain. Pengetahuan manajemen, keuangan, pemasaran dan masalah teknis akan lebih baik jika diperoleh dari mereka yang telah memiliki pengalaman terbang. Mentor, kemitraan, komunitas usaha atau asosiasi membuat anda lebih kuat menghadapi tantangan dan masalah ketika merintis usaha baru.
5. Mulailah dengan operasi berskala kecil. Jangan percaya sesuatu yang besar selalu lebih baik. Usaha sehat justru adalah usaha berskala kecil yang kemudian mengembang, bukan usaha yang langsung dijalankan dengan skala besar. Usaha berskala kecil cth baju wanita, aksesoris wanita dll juga menjadi guru terbaik karena menjadi tempat belajar menangani masalah dari yang paling sederhana.
6. Jangan lekas percaya tawaran waralaba atau franchise serta keagenan. Waralaba atau keagenan biasanya berarti suatu langkah yang terbukti untuk bisa dijalankan, adanya dukungan pemasaran dan pengakuan dari segi nama. Namun sebagai pembeli nama perlu waspada. Yakinkan anda telah melakukan penelitian dengan seksama sehingga anda tidak perlu membayar sesuatu yang dapat anda lakukan seorang diri.
7. Miliki etos kerja dan etos usaha yang baik. Etos kerja dan usaha akan menentukan jalannya usaha anda ketika anda menghadapi kompetisi dan tantangan masalah. Etos kerja akan menyelamatkan anda dari berbagai penyimpangan dan kerugian.
8. Jalankan bisnis dan usaha selalu dalam kehendak Tuhan. Mazmur mengatakan bahwa berkat Tuhan-lah yang menjadikan anda kaya dan susah payah tidak akan menambahi keuntungan. Selalu membawa usaha yang anda lakukan dalam doa dan terus merenungkan setiap kebenaran Tuhan akan membuat apa yang anda lakukan selalu berhasil dan anda akan selalu beruntung.
Informasi mengenai usaha dapat anda temukan pada Toko online, Butik Online, Baju Wanita, Aksesori Wanita, Pakaian Wanita dan Toko & Butik Online : Belanja Online Pakaian & Baju Wanita - Aksesori Wanita pada 88db.com
http://www.jawaban.com/news/money/detail.php?id_news=071212185659
Menumbuhkan Semangat Kerja HANYA dalam 2,5 Menit ! Try it !!
Menumbuhkan Semangat Kerja Dalam 2½ Menit
Setiap individu dalam hidupnya tentu memiliki keinginan, apakah itu dari segi materi, kesehatan, kebahagiaan, penampilan atau yang lainnya. Dalam mencapai berbagai tujuan tersebut sedikit banyaknya tentu dibutuhkan kerja. Ber! bagai tujuan yang relatif kecil dan sederhana mungkin hanya membutuhkan sedikit kerja. Sementara untuk berbagai tujuan yang relatif lebih kompleks tentunya membutuhkan kerja yang lebih keras dan lebih lama. Bahkan terkadang walaupun menurut anda anda telah melakukan serangkaian kerja yang dibutuhkan, tujuan yang anda inginkan belum tercapai. Sehingga mau tidak mau, suka tidak suka anda harus kembali bekerja, melanjutkan berbagai hal yang telah anda lakukan sebelumnya.
Anda dapat terus bekerja keras yang berkelanjutan dalam mencapai tujuan jika anda memiliki semangat yang dibutuhkan. Ketika anda bersemangat melakukan suatu hal, anda tentu tidak akan memperhatikan rasa lelah atau jenuh saat bekerja. Sehingga anda semakin cepat mendapatkan! hasil akhir dari kerja yang anda lakukan.
Tahukah anda akan hobi anda? Tahukah anda pada suatu hal yang anda senang lakukan? Ingat kembali ketika anda melakukan hal tersebut. Apakah anda mudah merasa lelah atau jenuh saat melakukan hobi? Apakah anda selalu menunda melakukan hobi? Mungkin seringkali tanpa anda sadari anda melakukan hal tersebut lebih lama dari yang anda kira. Berbagai kesenangan yang anda dapatkan saat melakukan hal tersebut telah “membius” anda sehingga anda terlupa pada rasa lelah atau jenuh saat bekerja. Berbagai kesenangan yang anda dapatkan saat melakukan hal tersebut telah memberikan semangat yang sangat besar kepada anda untuk melakukan hal tersebut.
Namun terkadang ada beberapa pekerjaan yang harus anda lakukan, mau tidak mau, suka tidak suka. Bagaimana jika berbagai pekerjaan tersebut bukanlah hal yang sangat menyenangkan untuk dilakukan? Tanpa semangat untuk melakukan berbagai hal tersebut, anda dapat segera terjebak pada jurang penundaan yang dapat segera berakhir dengan masalah. Sehingga pertanyaan selanjutnya adalah; apa yang harus dilakukan untuk menumbuhkan semangat kerja pada setiap hal yang anda ingin lakukan?
1. Pikirkan Kesenangan Tentang Pekerjaan Tersebut
Umumnya individu termotivasi untuk melakukan suatu hal jika ia mengetahui kesenangan yang akan didapatkan atau resiko yang mengancam ketika tidak melakukan. Anda pun demikian. Anda dapat termotivasi melakukan suatu pekerjaan jika anda mengetahui berbagai hal menyenangkan yang akan anda dapatkan setelah melakukan pekerjaan tersebut. Demikian pula sebaliknya anda dapat sangat termotivasi ketika menyadari berbagai resiko yang mengancam jika tidak melakukan pekerjaan tersebut.
Hal ini berarti di setiap pekerjaan anda dapat menemukan suatu kesenangan. Rasa senang yang anda rasakan saat bekerja dapat menjadi motor penggerak bagi anda untuk terus bekerja, melupakan berbagai hal yang dapat menghambat anda. Ketika anda berhasil menemukan kesenangan dalam melakukan suatu kerja, anda berhasil melampaui kelembaman/resistensi di saat awal melakukan kerja.
Hal ini mengingatkan saya pada film “the Pianist” yang diperankan oleh Adrien Brody. Film yang menceritakan tentang kehidupan seorang pianist asal Polandia, Wladyslaw Szpilman. Kecintaannya pada musik (utamanya piano) mengalahkan rasa takutnya pada ancaman resiko Perang Dunia II, dimana saat itu tentara Nazi tengah menginvasi Polandia. Berbagai larangan dan kekangan yang dikeluarkan oleh tentara Nazi, tidak dapat menghentikanya untuk terus bermain dan berkarya. Kecintaannya pada musik membuat ia berhasil menjadi yang terbaik di bidangnya.
Jika anda tidak dapat memikirkan kesenangan yang akan anda dapatkan ketika anda melakukan suatu pekerjaan, anda dapat mengimajinasikannya. Anda dapat mengimajinasikan berbagai hal yang menyenangkan bagi anda dan menghubungkannya dengan pekerjaan yang ingin anda lakukan. Jangan batasi pikiran anda, karena semua hal sangat mungkin tejadi di pikiran.
Namun, jika berimajinasi mengenai suatu kesenangan masih merupakan suatu hambatan, anda cukup mengingat saja suatu kesenangan yang pernah anda rasakan di masa lampau. Kemudian menghubungkan kesenangan tersebut dengan pekerjaan yang akan anda lakukan. Ingat kembali berbagai hal menyenangkan yang pernah terjadi, biarkan pikiran anda kembali ke saat itu. Lihat kembali setiap hal yang anda lihat, dengarkan setiap hal yang anda dengar. Dan biarkan rasa senang itu kembali muncul secara alami.
2. Bakar Kapalnya
Pada suatu pertempuran diceritakan seorang Panglima yang ingin menaikan moral pasukannya. Moral pasukan yang dipimpinnya telah jatuh akibat kelelahan yang didapat dari serangkaian pertempuran sebelumnya. Jumlah pasukan musuh yang lebih besar semakin memperparah moral pasukan yang dipimpinnya. Untuk menaikan moral pasukannya, ia memerintahkan pasukannya untuk membakar kapal yang mereka tumpangi untuk sampai di medan pertempuran. Ia membatasi pasukannya hanya pada dua pilihan, menang atau mati di medan pertempuran. Mundur bukan lagi pilihan.
Hal yang sama juga dinyatakan oleh Sun Tzu dalam karyanya The Art of War. Sun Tzu menyatakan bahwa untuk memperbesar peluang kemenangan dalam pertempuran seorang Panglima perlu memberikan ilusi jalan keluar bagi pasukan lawan. Dengan melakukan hal tersebut pasukan lawan tidak akan berperang sekeras yang mereka bisa.
Prinsip yang sama juga dapat pula anda aplikasikan ke diri anda. Anda dapat membatasi diri hanya pada dua pilihan, lanjut atau tidak sama sekali. Seorang klien suatu ketika datang kepada saya dan menyatakan bahwa ia memiliki keraguan yang sangat untuk memulai bisnis. Pada saat yang sama dia juga kurang antusias dengan pekerjaannya saat ini. Satu-satunya motivasi yang terus membuatnya bekerja pada pekerjaannya saat ini hanyalah kebutuhan finansial.
Menyadari bahwa saya bukanlah seorang pakar bisnis yang sering bicara di TV, saya mengatakan kepadanya bahwa keraguan tidak akan merubah kondisinya. Saya katakan pula bahwa jika ia memang benar-benar ingin memiliki usaha sendiri maka sebelumnya ia harus menetapkan pilihan.
Menurut saya memiliki usaha serupa dengan memulai perjalanan. Ketika anda telah memutuskan untuk menapaki suatu jalan, satu-satunya hal yang perlu anda lakukan hanyalah terus menatap ke depan sambil memastikan untuk menempatkan satu kaki di depan yang lain di setiap saat. Tidak boleh ada keinginan untuk melihat ke belakang yang pada akhirnya hanya akan menimbulkan keraguan.
Ketika anda telah menetapkan pilihan dan tidak memberikan kesempatan pada diri anda untuk melihat ke belakang, maka pada saat yang bersamaan anda telah memunculkan semangat kerja di diri anda. Hal ini semata-mata disebabkan karena pilihan yang tersisa bagi anda hanya dua, lanjut atau tidak sama sekali. Dan karena anda ingin mengalami perkembangan dan pertumbuhan dalam hidup maka anda menempatkan seluruh tenaga, pikiran, waktu dan berbagai sumber daya yang anda miliki, hanya untuk melanjutkan hal yang telah anda lakukan sebelumnya. Anda tidak lagi memberikan sebagian tenaga dan pemikiran anda pada keraguan.
3. Modifikasi Lingkungan Anda
Di sekitar kita tentunya terdapat banyak hal yang dapat memberikan inspirasi ataupun membangkitkan semangat. Saya pribadi dapat bersemangat ketika melihat berbagai tulisan yang menginspirasi. Itulah sebabnya saya mengkoleksi banyak kartu ucapan atau poster yang dapat memberikan semangat ketika membacanya. Salah satu favorit saya adalah produksi Hardknocks Factory Sdn Bhd. Saya memasang berbagai poster tersebut di ruang kerja saya sehingga setiap kali saya membacanya, saya dapat kembali bersemangat.
Ketika anda memajang berbagai poster yang mampu menginspirasi anda, anda memelihara semangat kerja di setiap saat. Mungkin anda akan ditertawai pada awalnya, namun hal itu akan segera berlalu. Segera setelahnya, mereka yang dulunya mentertawai berubah menjadi kagum ketika melihat semangat anda dalam bekerja. Sehingga bukan tidak mungkin mereka meniru hal yang anda lakukan.
4. Dapatkan Kelompok yang Tepat
“Berteman dengan tukang ikan berbau amis, berteman dengan tukang bunga berbau harum….”
Setiap individu tentunya memiliki kebutuhan untuk bersosialisasi. Seberapa pun kuatnya seorang individu, tetap ia membutuhkan teman untuk dimintai tolong atau untuk berbagi kesenangan. Hal yang paling menyenangkan saat anda didera kesulitan adalah memiliki teman yang bersedia mendengarkan dan membantu anda.
Dalam proses pertemanan, terjadilah interaksi, proses saling mempengaruhi, langsung maupun tidak. Interaksi dalam kelompok tentunya dapat mempengaruhi pola pikir anda. Menciptakan pola pikir yang dapat semakin mendekatkan atau menghambat anda dalam mencapai tujuan. Sehingga tidak berlebihan jika saya katakan bahwa pola pikir sangat menular. Ketika anda memilih kelompok teman yang memiliki pola pikir optimis, maka tentunya anda pun dapat pula berpikir secara optimis.
Ketika suatu hal menginspirasi anda untuk mengganti pola pikir, anda beresiko untuk kehilangan teman. Namun pada saat yang bersamaan anda juga memiliki kesempatan untuk mendapatkan teman-teman baru, mereka yang mendukung pola pikir anda. Sehingga menurut saya, adalah sangat penting untuk memastikan bahwa teman yang anda pilih mendukung anda dalam mencapai tujuan yang ingin anda capai.
Banyak klien saya yang berusia belasan hingga dua puluhan tahun yang memiliki kesulitan dalam menentukan kelompok teman yang akan dipilih. Adalah benar, sangat penting untuk memiliki teman. Namun ketika anda pasrah dalam memilih teman dan membiarkan diri anda berada di tengah teman yang tidak mendukung anda, sebenarnya anda menyiksa diri. Berada terus di dalam kepura-puraan sama halnya dengan membiarkan diri anda untuk tidak pernah mendapatkan tujuan yang anda cita-citakan. Hal itu juga berarti bahwa sebenarnya anda tidak memiliki teman, karena anda tidak dapat menikmati pertemanan itu sendiri. Sebagian dari mereka ada yang berkeyakinan lebih baik berpura-pura dari pada tidak ada yang menemani. Namun menurut saya jika berteman malah menyiksa anda, akan lebih baik jika anda tidak berteman sama sekali. Bukankah anda ingin menikmati kesenangan ketika anda memutuskan untuk berteman.
Teman yang baik akan semakin mendekatkan anda mencapai tujuan. Seseorang yang dapat mendukung anda, dan bukan yang menghambat anda. Sehingga jika menurut anda teman yang anda miliki saat ini tidak mendukung, sebaiknya anda segera memutuskan untuk berkata “tidak”. Anda tidak perlu khawatir untuk tidak memiliki teman. Anda selalu dapat memiliki teman baru di setiap saat. Saya dapat menjadi teman anda.
5. Kumpulkan Berbagai Hal yang Dapat Menginspirasi
Hal berikut hampir sama dengan hal yang telah saya sampaikan pada bagian ketiga. Hanya saja bagian ini akan lebih berorientasi pada diri anda, sementara bagian tiga lebih berorientasi pada lingkungan.
Pola pikir pada dasarnya hampir sama seperti lahan pertanian. Anda perlu menggarap dan memeliharanya. Lahan pertanian yang tidak terpelihara segera dengan mudah ditumbuhi gulma. Dan untuk menumbuhkan gulma pada pola pikir anda adalah hal yang sangat-sangat mudah. Anda cukup….tidak melakukan apa pun.
Berbagai aktifitas dan interaksi yang anda dapatkan disetiap hari juga berpotensi untuk menumbuhkan gulma pada pikiran anda. Sehingga di setiap hari anda perlu merawat pola pikir dengan memberinya berbagai informasi yang inspiratif. Anda dapat pula meraih semangat melalui berbagai hal seperti membaca buku-buku motivasi, mendengarkan audio book dan lainnya. Dengan menggali dari berbagai sumber ini anda merawat pola pikir anda untuk selalu bersemangat
Khusus prinsip yang satu ini, jika anda ingin lebih mengoptimalkan waktu anda sambil pada saat yang bersaman menyuburkan pola pikir, anda dapat melakukannya dengan mendengarkan audio book di waktu yang non produktif, misalnya saat berkendara. Untuk lebih mempelajari tentang hal ini, anda dapat membaca artikel saya tentang “Menumbuhkan Disiplin Pribadi Dalam 2½ Menit”.
6. Hentikan Pengaruh Negatif Ke Diri Anda
Di era informasi saat ini, informasi dapat diperoleh dengan sangat mudah dari berbagai media. Hal itu sebenarnya juga dibarengi dengan berbagai resiko. Jika anda kurang bijaksana dalam memilih informasi yang masuk ke pikiran anda, sebenarnya anda juga memasukan berbagai pengaruh negatif ke pikiran anda. Berbagai pengaruh negatif yang anda dapatkan tentu dapat berakibat buruk bagi pikiran anda. Tidak hanya menjauhkan anda dari tujuan yang ingin anda raih, bahkan terkadang dapat menghancurkan diri anda, tanpa anda sadari. Sehinga sangat penting bagi setiap individu untuk benar-benar menseleksi informasi yang dapat masuk ke pikirannya.
Salah satu hal yang dapat dilakukan misalnya dengan menseleksi tayangan TV yang anda simak. Saat ini, TV adalah sarana hiburan dan informasi yang telah umum di masyarakat. Namun sebenarnya tidak semua tayangan TV cocok bagi anda. Bahkan jika anda teliti lebih lanjut, terdapat banyak tayangan TV yang sebenarnya hanya membawa pengaruh buruk bagi pikiran anda. Kegagalan anda dalam menseleksi tayangan TV akan mengarahkan anda pada berbagai resiko, seperti pemborosan waktu, gaya hidup konsumtif dan masih banyak lagi. Pertimbangkan contoh berikut; apa manfaatnya mengatahui kabar perceraian artis X pada perjuangan anda dalam mencapai tujuan?
Walaupun dapat membawa pengaruh buruk, TV pun sebenarnya juga dapat bermanfaat. Anda dapat menikmati berbagai tayangan TV humoris yang mengajak anda untuk tertawa riang sehingga membuat anda lebih optimis dan bersemangat dalam menjalani hari-hari anda. Atau mempelajari berbagai informasi inspiratif yang dapat memotivasi anda untuk bekerja lebih keras dalam mencapai tujuan. Hal yang perlu diingat adalah tidak membiarkan diri anda memboroskan waktu melihat tayangan TV yang hanya akan membuat diri anda merasa hampa setelahnya.
7. Pelihara Penampilan Anda
Khusus hal yang satu ini saya pelajarinya dari seorang pebisnis yang saya temui di suatu hari. Setiap kali saya bertemu dengannya, ia selalu dalam penampilan yang sangat baik. Ia mengatakan kepada saya bahwa penampilan sangat penting dalam bisnis karena menentukan per! sepsi orang lain atas kompetensi yang dimiliki seseorang. Dress for success… katanya. Walaupun hal itu tidak harus berarti menilai buku dari sampulnya.
Menjaga penampilan diri membawa pengaruh besar pada semangat yang anda miliki dalam bekerja. Di setiap hari anda mungkin melewati cermin lebih dari satu kali. Setiap kali anda berada di depan cermin dan melihat pantulan diri anda, tentunya ada suatu rasa yang muncul ketika melihat penampilan diri. Ketika anda menjaga penampilan anda mungkin anda akan bangga dengan diri anda. Anda menjadi lebih bergairah dalam bekerja. Dapatkah anda bayangkan rasa apa yang muncul ketika anda melihat diri anda berpenampilan lusuh?
Semenjak saya berkuliah, saya lebih senang berbusana casual dengan polo shirt, celana jeans dan sepatu sandal. Menurut saya tidak ada busana lain yang lebih nyaman selain ini. Namun seiring saya semakin banyak bertemu klien, mau tidak mau saya harus merubah penampilan untuk lebih menghormati klien. Selain itu saya pun merasa perlu merefleksikan kompetensi saya melalui penampilan saya. Saya mendapatkan tuntunan yang cukup baik dari buku “Padu Padan Busana Pria Karangan” karangan Ratih Poeradisastra dan Chic Simple “Men’s Wardrobe”! karangan Kim Johnson Gross dan Jeff Stone.
8. Self-Hypnosis
Anda dapat lebih mendapatkan suntikan semangat yang lebih besar dengan anda melakukan self-hypnosis. Dengan melakukan self-hypnosis secara teratur, anda mengkondisikan berbagai ide ke pikiran bawah sadar, dalam hal ini ide untuk lebih bersemangat dalam bekerja. Setelah beberapa waktu, anda segera dapat merasakan efek permanen di diri anda. Respon anda terhadap berbagai stimulus dari lingkungan menjadi sangat refleks dan otomatis.
Untuk membuat diri anda lebih bersemangat di setiap hari, anda dapat menggunakan salah satu metode NLP, new behaviour generator. Hal pertama yang perlu anda lakukan adalah melihat diri anda seolah dalam film ketika telah mendapatkan semangat kerja yang anda inginkan. Lihat semua hal yang anda lihat, perhatikan bagaimana penampilan diri anda saat itu. Dengarkan pula setiap suara yang muncul saat itu. Pastikan setiap gambar dan setiap suara sejelas mungkin. Segera setelahnya buat diri anda seolah masuk ke dalam layar dan menjadi pemeran film tersebut. Rasakan aliran semangat yang muncul saat itu. Setelahnya anda dapat kembali menjalani aktifitas yang ingin anda lakukan.
Satu hal yang perlu diingat, hypnosis bukanlah pil, melainkan skill. Hal ini berarti anda perlu melakukankanya secara teratur untuk mendapatkan hasil yang efektif.
9. Praktek
Hal terpenting dari seluruh hal di atas adalah tindakan. Membaca setiap hal yang telah saya uraikan tidak akan membawa perubahan pada diri anda. Perubahan hanya terjadi setelah anda melakukan berbagai hal tersebut. Anda akan mendapatkan hasil dengan tindakan anda. Pemikiran anda, seberapa pun pintarnya anda, tidak akan membawa anda hasil tanpa tindakan.
So, apa yang anda tunggu. Segera siapkan diri anda, dan bergeraklah sekarang. Selamat mendapati semangat kerja baru !!!
Oleh: Yovan P. Putra
Setiap individu dalam hidupnya tentu memiliki keinginan, apakah itu dari segi materi, kesehatan, kebahagiaan, penampilan atau yang lainnya. Dalam mencapai berbagai tujuan tersebut sedikit banyaknya tentu dibutuhkan kerja. Ber! bagai tujuan yang relatif kecil dan sederhana mungkin hanya membutuhkan sedikit kerja. Sementara untuk berbagai tujuan yang relatif lebih kompleks tentunya membutuhkan kerja yang lebih keras dan lebih lama. Bahkan terkadang walaupun menurut anda anda telah melakukan serangkaian kerja yang dibutuhkan, tujuan yang anda inginkan belum tercapai. Sehingga mau tidak mau, suka tidak suka anda harus kembali bekerja, melanjutkan berbagai hal yang telah anda lakukan sebelumnya.
Anda dapat terus bekerja keras yang berkelanjutan dalam mencapai tujuan jika anda memiliki semangat yang dibutuhkan. Ketika anda bersemangat melakukan suatu hal, anda tentu tidak akan memperhatikan rasa lelah atau jenuh saat bekerja. Sehingga anda semakin cepat mendapatkan! hasil akhir dari kerja yang anda lakukan.
Tahukah anda akan hobi anda? Tahukah anda pada suatu hal yang anda senang lakukan? Ingat kembali ketika anda melakukan hal tersebut. Apakah anda mudah merasa lelah atau jenuh saat melakukan hobi? Apakah anda selalu menunda melakukan hobi? Mungkin seringkali tanpa anda sadari anda melakukan hal tersebut lebih lama dari yang anda kira. Berbagai kesenangan yang anda dapatkan saat melakukan hal tersebut telah “membius” anda sehingga anda terlupa pada rasa lelah atau jenuh saat bekerja. Berbagai kesenangan yang anda dapatkan saat melakukan hal tersebut telah memberikan semangat yang sangat besar kepada anda untuk melakukan hal tersebut.
Namun terkadang ada beberapa pekerjaan yang harus anda lakukan, mau tidak mau, suka tidak suka. Bagaimana jika berbagai pekerjaan tersebut bukanlah hal yang sangat menyenangkan untuk dilakukan? Tanpa semangat untuk melakukan berbagai hal tersebut, anda dapat segera terjebak pada jurang penundaan yang dapat segera berakhir dengan masalah. Sehingga pertanyaan selanjutnya adalah; apa yang harus dilakukan untuk menumbuhkan semangat kerja pada setiap hal yang anda ingin lakukan?
1. Pikirkan Kesenangan Tentang Pekerjaan Tersebut
Umumnya individu termotivasi untuk melakukan suatu hal jika ia mengetahui kesenangan yang akan didapatkan atau resiko yang mengancam ketika tidak melakukan. Anda pun demikian. Anda dapat termotivasi melakukan suatu pekerjaan jika anda mengetahui berbagai hal menyenangkan yang akan anda dapatkan setelah melakukan pekerjaan tersebut. Demikian pula sebaliknya anda dapat sangat termotivasi ketika menyadari berbagai resiko yang mengancam jika tidak melakukan pekerjaan tersebut.
Hal ini berarti di setiap pekerjaan anda dapat menemukan suatu kesenangan. Rasa senang yang anda rasakan saat bekerja dapat menjadi motor penggerak bagi anda untuk terus bekerja, melupakan berbagai hal yang dapat menghambat anda. Ketika anda berhasil menemukan kesenangan dalam melakukan suatu kerja, anda berhasil melampaui kelembaman/resistensi di saat awal melakukan kerja.
Hal ini mengingatkan saya pada film “the Pianist” yang diperankan oleh Adrien Brody. Film yang menceritakan tentang kehidupan seorang pianist asal Polandia, Wladyslaw Szpilman. Kecintaannya pada musik (utamanya piano) mengalahkan rasa takutnya pada ancaman resiko Perang Dunia II, dimana saat itu tentara Nazi tengah menginvasi Polandia. Berbagai larangan dan kekangan yang dikeluarkan oleh tentara Nazi, tidak dapat menghentikanya untuk terus bermain dan berkarya. Kecintaannya pada musik membuat ia berhasil menjadi yang terbaik di bidangnya.
Jika anda tidak dapat memikirkan kesenangan yang akan anda dapatkan ketika anda melakukan suatu pekerjaan, anda dapat mengimajinasikannya. Anda dapat mengimajinasikan berbagai hal yang menyenangkan bagi anda dan menghubungkannya dengan pekerjaan yang ingin anda lakukan. Jangan batasi pikiran anda, karena semua hal sangat mungkin tejadi di pikiran.
Namun, jika berimajinasi mengenai suatu kesenangan masih merupakan suatu hambatan, anda cukup mengingat saja suatu kesenangan yang pernah anda rasakan di masa lampau. Kemudian menghubungkan kesenangan tersebut dengan pekerjaan yang akan anda lakukan. Ingat kembali berbagai hal menyenangkan yang pernah terjadi, biarkan pikiran anda kembali ke saat itu. Lihat kembali setiap hal yang anda lihat, dengarkan setiap hal yang anda dengar. Dan biarkan rasa senang itu kembali muncul secara alami.
2. Bakar Kapalnya
Pada suatu pertempuran diceritakan seorang Panglima yang ingin menaikan moral pasukannya. Moral pasukan yang dipimpinnya telah jatuh akibat kelelahan yang didapat dari serangkaian pertempuran sebelumnya. Jumlah pasukan musuh yang lebih besar semakin memperparah moral pasukan yang dipimpinnya. Untuk menaikan moral pasukannya, ia memerintahkan pasukannya untuk membakar kapal yang mereka tumpangi untuk sampai di medan pertempuran. Ia membatasi pasukannya hanya pada dua pilihan, menang atau mati di medan pertempuran. Mundur bukan lagi pilihan.
Hal yang sama juga dinyatakan oleh Sun Tzu dalam karyanya The Art of War. Sun Tzu menyatakan bahwa untuk memperbesar peluang kemenangan dalam pertempuran seorang Panglima perlu memberikan ilusi jalan keluar bagi pasukan lawan. Dengan melakukan hal tersebut pasukan lawan tidak akan berperang sekeras yang mereka bisa.
Prinsip yang sama juga dapat pula anda aplikasikan ke diri anda. Anda dapat membatasi diri hanya pada dua pilihan, lanjut atau tidak sama sekali. Seorang klien suatu ketika datang kepada saya dan menyatakan bahwa ia memiliki keraguan yang sangat untuk memulai bisnis. Pada saat yang sama dia juga kurang antusias dengan pekerjaannya saat ini. Satu-satunya motivasi yang terus membuatnya bekerja pada pekerjaannya saat ini hanyalah kebutuhan finansial.
Menyadari bahwa saya bukanlah seorang pakar bisnis yang sering bicara di TV, saya mengatakan kepadanya bahwa keraguan tidak akan merubah kondisinya. Saya katakan pula bahwa jika ia memang benar-benar ingin memiliki usaha sendiri maka sebelumnya ia harus menetapkan pilihan.
Menurut saya memiliki usaha serupa dengan memulai perjalanan. Ketika anda telah memutuskan untuk menapaki suatu jalan, satu-satunya hal yang perlu anda lakukan hanyalah terus menatap ke depan sambil memastikan untuk menempatkan satu kaki di depan yang lain di setiap saat. Tidak boleh ada keinginan untuk melihat ke belakang yang pada akhirnya hanya akan menimbulkan keraguan.
Ketika anda telah menetapkan pilihan dan tidak memberikan kesempatan pada diri anda untuk melihat ke belakang, maka pada saat yang bersamaan anda telah memunculkan semangat kerja di diri anda. Hal ini semata-mata disebabkan karena pilihan yang tersisa bagi anda hanya dua, lanjut atau tidak sama sekali. Dan karena anda ingin mengalami perkembangan dan pertumbuhan dalam hidup maka anda menempatkan seluruh tenaga, pikiran, waktu dan berbagai sumber daya yang anda miliki, hanya untuk melanjutkan hal yang telah anda lakukan sebelumnya. Anda tidak lagi memberikan sebagian tenaga dan pemikiran anda pada keraguan.
3. Modifikasi Lingkungan Anda
Di sekitar kita tentunya terdapat banyak hal yang dapat memberikan inspirasi ataupun membangkitkan semangat. Saya pribadi dapat bersemangat ketika melihat berbagai tulisan yang menginspirasi. Itulah sebabnya saya mengkoleksi banyak kartu ucapan atau poster yang dapat memberikan semangat ketika membacanya. Salah satu favorit saya adalah produksi Hardknocks Factory Sdn Bhd. Saya memasang berbagai poster tersebut di ruang kerja saya sehingga setiap kali saya membacanya, saya dapat kembali bersemangat.
Ketika anda memajang berbagai poster yang mampu menginspirasi anda, anda memelihara semangat kerja di setiap saat. Mungkin anda akan ditertawai pada awalnya, namun hal itu akan segera berlalu. Segera setelahnya, mereka yang dulunya mentertawai berubah menjadi kagum ketika melihat semangat anda dalam bekerja. Sehingga bukan tidak mungkin mereka meniru hal yang anda lakukan.
4. Dapatkan Kelompok yang Tepat
“Berteman dengan tukang ikan berbau amis, berteman dengan tukang bunga berbau harum….”
Setiap individu tentunya memiliki kebutuhan untuk bersosialisasi. Seberapa pun kuatnya seorang individu, tetap ia membutuhkan teman untuk dimintai tolong atau untuk berbagi kesenangan. Hal yang paling menyenangkan saat anda didera kesulitan adalah memiliki teman yang bersedia mendengarkan dan membantu anda.
Dalam proses pertemanan, terjadilah interaksi, proses saling mempengaruhi, langsung maupun tidak. Interaksi dalam kelompok tentunya dapat mempengaruhi pola pikir anda. Menciptakan pola pikir yang dapat semakin mendekatkan atau menghambat anda dalam mencapai tujuan. Sehingga tidak berlebihan jika saya katakan bahwa pola pikir sangat menular. Ketika anda memilih kelompok teman yang memiliki pola pikir optimis, maka tentunya anda pun dapat pula berpikir secara optimis.
Ketika suatu hal menginspirasi anda untuk mengganti pola pikir, anda beresiko untuk kehilangan teman. Namun pada saat yang bersamaan anda juga memiliki kesempatan untuk mendapatkan teman-teman baru, mereka yang mendukung pola pikir anda. Sehingga menurut saya, adalah sangat penting untuk memastikan bahwa teman yang anda pilih mendukung anda dalam mencapai tujuan yang ingin anda capai.
Banyak klien saya yang berusia belasan hingga dua puluhan tahun yang memiliki kesulitan dalam menentukan kelompok teman yang akan dipilih. Adalah benar, sangat penting untuk memiliki teman. Namun ketika anda pasrah dalam memilih teman dan membiarkan diri anda berada di tengah teman yang tidak mendukung anda, sebenarnya anda menyiksa diri. Berada terus di dalam kepura-puraan sama halnya dengan membiarkan diri anda untuk tidak pernah mendapatkan tujuan yang anda cita-citakan. Hal itu juga berarti bahwa sebenarnya anda tidak memiliki teman, karena anda tidak dapat menikmati pertemanan itu sendiri. Sebagian dari mereka ada yang berkeyakinan lebih baik berpura-pura dari pada tidak ada yang menemani. Namun menurut saya jika berteman malah menyiksa anda, akan lebih baik jika anda tidak berteman sama sekali. Bukankah anda ingin menikmati kesenangan ketika anda memutuskan untuk berteman.
Teman yang baik akan semakin mendekatkan anda mencapai tujuan. Seseorang yang dapat mendukung anda, dan bukan yang menghambat anda. Sehingga jika menurut anda teman yang anda miliki saat ini tidak mendukung, sebaiknya anda segera memutuskan untuk berkata “tidak”. Anda tidak perlu khawatir untuk tidak memiliki teman. Anda selalu dapat memiliki teman baru di setiap saat. Saya dapat menjadi teman anda.
5. Kumpulkan Berbagai Hal yang Dapat Menginspirasi
Hal berikut hampir sama dengan hal yang telah saya sampaikan pada bagian ketiga. Hanya saja bagian ini akan lebih berorientasi pada diri anda, sementara bagian tiga lebih berorientasi pada lingkungan.
Pola pikir pada dasarnya hampir sama seperti lahan pertanian. Anda perlu menggarap dan memeliharanya. Lahan pertanian yang tidak terpelihara segera dengan mudah ditumbuhi gulma. Dan untuk menumbuhkan gulma pada pola pikir anda adalah hal yang sangat-sangat mudah. Anda cukup….tidak melakukan apa pun.
Berbagai aktifitas dan interaksi yang anda dapatkan disetiap hari juga berpotensi untuk menumbuhkan gulma pada pikiran anda. Sehingga di setiap hari anda perlu merawat pola pikir dengan memberinya berbagai informasi yang inspiratif. Anda dapat pula meraih semangat melalui berbagai hal seperti membaca buku-buku motivasi, mendengarkan audio book dan lainnya. Dengan menggali dari berbagai sumber ini anda merawat pola pikir anda untuk selalu bersemangat
Khusus prinsip yang satu ini, jika anda ingin lebih mengoptimalkan waktu anda sambil pada saat yang bersaman menyuburkan pola pikir, anda dapat melakukannya dengan mendengarkan audio book di waktu yang non produktif, misalnya saat berkendara. Untuk lebih mempelajari tentang hal ini, anda dapat membaca artikel saya tentang “Menumbuhkan Disiplin Pribadi Dalam 2½ Menit”.
6. Hentikan Pengaruh Negatif Ke Diri Anda
Di era informasi saat ini, informasi dapat diperoleh dengan sangat mudah dari berbagai media. Hal itu sebenarnya juga dibarengi dengan berbagai resiko. Jika anda kurang bijaksana dalam memilih informasi yang masuk ke pikiran anda, sebenarnya anda juga memasukan berbagai pengaruh negatif ke pikiran anda. Berbagai pengaruh negatif yang anda dapatkan tentu dapat berakibat buruk bagi pikiran anda. Tidak hanya menjauhkan anda dari tujuan yang ingin anda raih, bahkan terkadang dapat menghancurkan diri anda, tanpa anda sadari. Sehinga sangat penting bagi setiap individu untuk benar-benar menseleksi informasi yang dapat masuk ke pikirannya.
Salah satu hal yang dapat dilakukan misalnya dengan menseleksi tayangan TV yang anda simak. Saat ini, TV adalah sarana hiburan dan informasi yang telah umum di masyarakat. Namun sebenarnya tidak semua tayangan TV cocok bagi anda. Bahkan jika anda teliti lebih lanjut, terdapat banyak tayangan TV yang sebenarnya hanya membawa pengaruh buruk bagi pikiran anda. Kegagalan anda dalam menseleksi tayangan TV akan mengarahkan anda pada berbagai resiko, seperti pemborosan waktu, gaya hidup konsumtif dan masih banyak lagi. Pertimbangkan contoh berikut; apa manfaatnya mengatahui kabar perceraian artis X pada perjuangan anda dalam mencapai tujuan?
Walaupun dapat membawa pengaruh buruk, TV pun sebenarnya juga dapat bermanfaat. Anda dapat menikmati berbagai tayangan TV humoris yang mengajak anda untuk tertawa riang sehingga membuat anda lebih optimis dan bersemangat dalam menjalani hari-hari anda. Atau mempelajari berbagai informasi inspiratif yang dapat memotivasi anda untuk bekerja lebih keras dalam mencapai tujuan. Hal yang perlu diingat adalah tidak membiarkan diri anda memboroskan waktu melihat tayangan TV yang hanya akan membuat diri anda merasa hampa setelahnya.
7. Pelihara Penampilan Anda
Khusus hal yang satu ini saya pelajarinya dari seorang pebisnis yang saya temui di suatu hari. Setiap kali saya bertemu dengannya, ia selalu dalam penampilan yang sangat baik. Ia mengatakan kepada saya bahwa penampilan sangat penting dalam bisnis karena menentukan per! sepsi orang lain atas kompetensi yang dimiliki seseorang. Dress for success… katanya. Walaupun hal itu tidak harus berarti menilai buku dari sampulnya.
Menjaga penampilan diri membawa pengaruh besar pada semangat yang anda miliki dalam bekerja. Di setiap hari anda mungkin melewati cermin lebih dari satu kali. Setiap kali anda berada di depan cermin dan melihat pantulan diri anda, tentunya ada suatu rasa yang muncul ketika melihat penampilan diri. Ketika anda menjaga penampilan anda mungkin anda akan bangga dengan diri anda. Anda menjadi lebih bergairah dalam bekerja. Dapatkah anda bayangkan rasa apa yang muncul ketika anda melihat diri anda berpenampilan lusuh?
Semenjak saya berkuliah, saya lebih senang berbusana casual dengan polo shirt, celana jeans dan sepatu sandal. Menurut saya tidak ada busana lain yang lebih nyaman selain ini. Namun seiring saya semakin banyak bertemu klien, mau tidak mau saya harus merubah penampilan untuk lebih menghormati klien. Selain itu saya pun merasa perlu merefleksikan kompetensi saya melalui penampilan saya. Saya mendapatkan tuntunan yang cukup baik dari buku “Padu Padan Busana Pria Karangan” karangan Ratih Poeradisastra dan Chic Simple “Men’s Wardrobe”! karangan Kim Johnson Gross dan Jeff Stone.
8. Self-Hypnosis
Anda dapat lebih mendapatkan suntikan semangat yang lebih besar dengan anda melakukan self-hypnosis. Dengan melakukan self-hypnosis secara teratur, anda mengkondisikan berbagai ide ke pikiran bawah sadar, dalam hal ini ide untuk lebih bersemangat dalam bekerja. Setelah beberapa waktu, anda segera dapat merasakan efek permanen di diri anda. Respon anda terhadap berbagai stimulus dari lingkungan menjadi sangat refleks dan otomatis.
Untuk membuat diri anda lebih bersemangat di setiap hari, anda dapat menggunakan salah satu metode NLP, new behaviour generator. Hal pertama yang perlu anda lakukan adalah melihat diri anda seolah dalam film ketika telah mendapatkan semangat kerja yang anda inginkan. Lihat semua hal yang anda lihat, perhatikan bagaimana penampilan diri anda saat itu. Dengarkan pula setiap suara yang muncul saat itu. Pastikan setiap gambar dan setiap suara sejelas mungkin. Segera setelahnya buat diri anda seolah masuk ke dalam layar dan menjadi pemeran film tersebut. Rasakan aliran semangat yang muncul saat itu. Setelahnya anda dapat kembali menjalani aktifitas yang ingin anda lakukan.
Satu hal yang perlu diingat, hypnosis bukanlah pil, melainkan skill. Hal ini berarti anda perlu melakukankanya secara teratur untuk mendapatkan hasil yang efektif.
9. Praktek
Hal terpenting dari seluruh hal di atas adalah tindakan. Membaca setiap hal yang telah saya uraikan tidak akan membawa perubahan pada diri anda. Perubahan hanya terjadi setelah anda melakukan berbagai hal tersebut. Anda akan mendapatkan hasil dengan tindakan anda. Pemikiran anda, seberapa pun pintarnya anda, tidak akan membawa anda hasil tanpa tindakan.
So, apa yang anda tunggu. Segera siapkan diri anda, dan bergeraklah sekarang. Selamat mendapati semangat kerja baru !!!
Oleh: Yovan P. Putra
Wednesday, March 10, 2010
Tips and Trik Mobil bebas Karat di musim hoejan...
* Seperti kita tahu air hujan banyak mengandung garam dan butir-butir kotoran halus, karena itu jangan langsung mengelapnya, lebih baik basahilah dahulu bodi mobil Anda dengan air bersih sampai merata. Kemudian cucilah mobil dengan sampoo berbusa rendah dan bilaslah kembali secara merata serta mengelapnya.
* Jangan meninggalkan kotoran atau garam oleh air hujan pada bodi mobil lebih dari 3 hari, karena akan menyebabkan timbulnya karat, jamur serta noda-noda air yang mengering.
* Bersihkan mobil Anda secara menyeluruh, seperti: engsel mobil, tepi bagasi, tepi pintu mobil, tepi kap mesin, dll. Jangan meninggalkan bekas air sehabis mencuci pada bodi mobil terlalu lama karena dapat meninggalkan bekas yang sulit dihilangkan.
* Bersihkan mobil anda sebagian dahulu atau separuh setelah selesai baru kemudian yang lain.
* Hindari pencucian mobil dengan shampoo yang berbusa tinggi, jika tidak terlalu kotor, cukup dengan air saja.
* Pemeriksaan Komponen
Periksa sistem pembakaran
Periksa seluruh komponen sistem pembakaran seperti tangki bahan bakar, saluran bahan bakar, pompa bahan bakar, saringan bahan bakar apakah perlu diganti atau tidak dan jangan lewatkan komponen sistem pembuangan, gas buang, dan rangkaian knalpot.
Pemeriksaan ini perlu karena kebocoran itu tak saja membuat terbuangnya BBM secara percuma. Bahkan bisa membuat masuknya air ke dalam tangki bensin atau tabung dalam rangkaian knalpot mobil. Bila hal itu terjadi kerusakan lebih parah pasti akan terjadi pada sistem mekanis mesin lainnya.
Periksa sistem pengapian
Periksa komponen sistem pengapian. Cek saat pengapian dan lakukan penyetelan saat pengapian yang tepat. Periksa keadaan koil dan platina. Pastikan busi dalam keadaan bersih dari kotoran, periksa keadaan busi dari kemungkinan elektroda yang aus atau terbakar.
Ganti kabel busi bila sudah bocor, keras atau terlalu tua.
Pemeriksaan lebih detail harus dilakukan pula pada penutup busi, koil atau distributor. Bila bagian ini terdapat celah atau lobang, guyuran air akan mematikan kelistrikan mobil bersangkutan.
Periksa sistem kelistrikan
Periksa komponen sistem kelistrikan apakah semua berfungsi dengan baik, seperti apakah ada kabel yang mengelupas, putus, kendor dan kerusakan lain.
Periksa lampu-lampu kendaraan apakah ada yang putus. Periksa pula instrumen switch lampu. Masuknya air dalam sistem perlistrikan dan kabel bakal menyulut terjadinya hubungan arus pendek dan membuat mobil segera mogok jika bagian ini basah.
Periksa dinamo starter
Periksa apakah motor starter berfungsi dengan baik. Apakah motor starter lancar, tidak tersendat-sendat. Paling mudah terpantau saat dinamo stater mengalami kerewelan adalah susahnya mesin mobil dihidupkan. Pastikan pula arus yang mengalir ke motor starter kuat untuk memutar motor starter.
Bila keempat bagian ini benar-benar tak luput dari pemantauan, mobil bakal jauh dari momok 'mogok' walau setiap hari terguyur hujan bahkan saat Anda terpaksa menghadapi genangan air. Saat menghadapi genangan jangan panik, sejauh tak terlampau tinggi kurang dari setengah roda mobil. Dengan perlahan dan pertahankan tekanan gas dalam posisi tetap.
* Jangan meninggalkan kotoran atau garam oleh air hujan pada bodi mobil lebih dari 3 hari, karena akan menyebabkan timbulnya karat, jamur serta noda-noda air yang mengering.
* Bersihkan mobil Anda secara menyeluruh, seperti: engsel mobil, tepi bagasi, tepi pintu mobil, tepi kap mesin, dll. Jangan meninggalkan bekas air sehabis mencuci pada bodi mobil terlalu lama karena dapat meninggalkan bekas yang sulit dihilangkan.
* Bersihkan mobil anda sebagian dahulu atau separuh setelah selesai baru kemudian yang lain.
* Hindari pencucian mobil dengan shampoo yang berbusa tinggi, jika tidak terlalu kotor, cukup dengan air saja.
* Pemeriksaan Komponen
Periksa sistem pembakaran
Periksa seluruh komponen sistem pembakaran seperti tangki bahan bakar, saluran bahan bakar, pompa bahan bakar, saringan bahan bakar apakah perlu diganti atau tidak dan jangan lewatkan komponen sistem pembuangan, gas buang, dan rangkaian knalpot.
Pemeriksaan ini perlu karena kebocoran itu tak saja membuat terbuangnya BBM secara percuma. Bahkan bisa membuat masuknya air ke dalam tangki bensin atau tabung dalam rangkaian knalpot mobil. Bila hal itu terjadi kerusakan lebih parah pasti akan terjadi pada sistem mekanis mesin lainnya.
Periksa sistem pengapian
Periksa komponen sistem pengapian. Cek saat pengapian dan lakukan penyetelan saat pengapian yang tepat. Periksa keadaan koil dan platina. Pastikan busi dalam keadaan bersih dari kotoran, periksa keadaan busi dari kemungkinan elektroda yang aus atau terbakar.
Ganti kabel busi bila sudah bocor, keras atau terlalu tua.
Pemeriksaan lebih detail harus dilakukan pula pada penutup busi, koil atau distributor. Bila bagian ini terdapat celah atau lobang, guyuran air akan mematikan kelistrikan mobil bersangkutan.
Periksa sistem kelistrikan
Periksa komponen sistem kelistrikan apakah semua berfungsi dengan baik, seperti apakah ada kabel yang mengelupas, putus, kendor dan kerusakan lain.
Periksa lampu-lampu kendaraan apakah ada yang putus. Periksa pula instrumen switch lampu. Masuknya air dalam sistem perlistrikan dan kabel bakal menyulut terjadinya hubungan arus pendek dan membuat mobil segera mogok jika bagian ini basah.
Periksa dinamo starter
Periksa apakah motor starter berfungsi dengan baik. Apakah motor starter lancar, tidak tersendat-sendat. Paling mudah terpantau saat dinamo stater mengalami kerewelan adalah susahnya mesin mobil dihidupkan. Pastikan pula arus yang mengalir ke motor starter kuat untuk memutar motor starter.
Bila keempat bagian ini benar-benar tak luput dari pemantauan, mobil bakal jauh dari momok 'mogok' walau setiap hari terguyur hujan bahkan saat Anda terpaksa menghadapi genangan air. Saat menghadapi genangan jangan panik, sejauh tak terlampau tinggi kurang dari setengah roda mobil. Dengan perlahan dan pertahankan tekanan gas dalam posisi tetap.
top 10 of Interview Mistakes
Top 10: Interview Mistakes
Post on 17-Dec-09
Most of the time, potential job candidates are not aware of the mistakes they make before and during the interview. These small mistakes that might cost them a job.
1. Running Late Without Notice.
Turning up late for the interview and never calling to say you are running late will not give a good impression to your potential employer. If you are running late, do inform your interviewer and apologize that you are running late and ask if it is possible for you to attend the interview a little bit late or just request for the interview to be rescheduled if that is not possible.
Of course, the worst that could happen which could quash your employment chances is your attitude when you do not even bother to turn up at an interview without calling.
2. Lack of Preparation
Preparation for an interview includes:
1. Research on the background of the company
2. Bring along an extra copy of your resumé and relevant supporting documents, just in case
3. Be prepared with the answers for possible common interview questions
4. Rehearse on your speech, clarity, confidence, etc. prior to the interview
In the event that you are required to attend an interview at short notice and you applied for a job with no company description stated in the ad, keep your cool and ask questions during the interview to know more about the company.
It is recommended that you carry an extra copy of your resumé in your working bag just in case you are called for a job interview during your lunch/tea break at short notice.
3. Lack of Confidence/Over Confidence
Lack of confidence could be perceived by potential employers as your lack of preparation; being nervous could also be giving the impression that you are trying to cover something or is lying. Being over confident may turn interviewers off as you may be viewed as being too big-headed or you may be viewed as a braggart who talks more than you deliver.
4. Talking Too Much
It is not wise to talk too much and fail to listen and understand the questions asked. Listen carefully to answer the questions asked, be clear and concise in your answers to show that you understood the question and are not just rambling for the sake of talking. Be specific and respond directly to the questions asked. Be careful with your selection of words and think before you say anything to decide if what you are going to say is necessary or appropriate.
5. Inappropriate Dressing
Avoid revealing clothes or being underdressed - stick to conventional dressing, i.e. mono colours and minimal accessories.
6. Body Language
Avoid weak or too strong handshakes, minimal or almost no eye contact with the interviewer and slouching when seated. Keep a straight back when seated and refrain from fidgeting or shaking your legs, twitching your nose, biting your nails or other signs that showed your nervousness. Take a deep breath to remain calm and be aware of your body language. Your body language tells your interviewers more about you than your speech.
7. Criticising or Slating Your Previous Employers/Company/Colleagues or Complaining About Your Day
No one likes a person who complains, keep in mind that it is not a recommended icebreaker. You are being interviewed to promote yourself as the best possible candidate for the post, not to criticise others or complain about the train/car that broke down on your way to the interview.
8. Lying or Concealing Information
Never attempt to lie or cover up any vital information, no matter how important you thought it was for you to conceal the information. You may land the job but how long it will be before you are found out?
9. Failing to Ask Questions
Ask questions to show that you are interested in the job, lack of enthusiasm is a killer of your chances of employment.
10. Money Talk
Never bring up talk on salary at the beginning of the interview. Only talk about salary or your employment package, i.e. remuneration, benefits, etc. when the interviewer asks you or the matter has not been brought up and the interview is near its end.
Post on 17-Dec-09
Most of the time, potential job candidates are not aware of the mistakes they make before and during the interview. These small mistakes that might cost them a job.
1. Running Late Without Notice.
Turning up late for the interview and never calling to say you are running late will not give a good impression to your potential employer. If you are running late, do inform your interviewer and apologize that you are running late and ask if it is possible for you to attend the interview a little bit late or just request for the interview to be rescheduled if that is not possible.
Of course, the worst that could happen which could quash your employment chances is your attitude when you do not even bother to turn up at an interview without calling.
2. Lack of Preparation
Preparation for an interview includes:
1. Research on the background of the company
2. Bring along an extra copy of your resumé and relevant supporting documents, just in case
3. Be prepared with the answers for possible common interview questions
4. Rehearse on your speech, clarity, confidence, etc. prior to the interview
In the event that you are required to attend an interview at short notice and you applied for a job with no company description stated in the ad, keep your cool and ask questions during the interview to know more about the company.
It is recommended that you carry an extra copy of your resumé in your working bag just in case you are called for a job interview during your lunch/tea break at short notice.
3. Lack of Confidence/Over Confidence
Lack of confidence could be perceived by potential employers as your lack of preparation; being nervous could also be giving the impression that you are trying to cover something or is lying. Being over confident may turn interviewers off as you may be viewed as being too big-headed or you may be viewed as a braggart who talks more than you deliver.
4. Talking Too Much
It is not wise to talk too much and fail to listen and understand the questions asked. Listen carefully to answer the questions asked, be clear and concise in your answers to show that you understood the question and are not just rambling for the sake of talking. Be specific and respond directly to the questions asked. Be careful with your selection of words and think before you say anything to decide if what you are going to say is necessary or appropriate.
5. Inappropriate Dressing
Avoid revealing clothes or being underdressed - stick to conventional dressing, i.e. mono colours and minimal accessories.
6. Body Language
Avoid weak or too strong handshakes, minimal or almost no eye contact with the interviewer and slouching when seated. Keep a straight back when seated and refrain from fidgeting or shaking your legs, twitching your nose, biting your nails or other signs that showed your nervousness. Take a deep breath to remain calm and be aware of your body language. Your body language tells your interviewers more about you than your speech.
7. Criticising or Slating Your Previous Employers/Company/Colleagues or Complaining About Your Day
No one likes a person who complains, keep in mind that it is not a recommended icebreaker. You are being interviewed to promote yourself as the best possible candidate for the post, not to criticise others or complain about the train/car that broke down on your way to the interview.
8. Lying or Concealing Information
Never attempt to lie or cover up any vital information, no matter how important you thought it was for you to conceal the information. You may land the job but how long it will be before you are found out?
9. Failing to Ask Questions
Ask questions to show that you are interested in the job, lack of enthusiasm is a killer of your chances of employment.
10. Money Talk
Never bring up talk on salary at the beginning of the interview. Only talk about salary or your employment package, i.e. remuneration, benefits, etc. when the interviewer asks you or the matter has not been brought up and the interview is near its end.
ooi BOSS, Minta Maaf lah !
Boss, Minta Maaf Bukanlah Hal Tabu
Post on 12-Dec-09
by RO
Kecuali Anda adalah seorang malaikat, tidak ada makhluk di dunia ini yang selamanya benar. Siapapun bisa membuat kesalahan. Tidak terkecuali seorang atasan yang memimpin karyawan dan seringkali dijadikan role model mereka. Tetapi sering didapati sebuah paradigma ‘mengganggu’ bahwa seorang pemimpin selalu benar, therefore, seorang pemimpin tidak perlu minta maaf, terlebih lagi pada bawahannya.
Tetapi ketahuilah bahwa sekalipun sebagai atasan Anda merasa diri Anda imun dari keharusan meminta maaf, karyawan Anda akan mengingat setiap kesalahan yang Anda lakukan, terutama yang merugikan dan mempermalukan mereka. Jika Anda tidak melakukan sesuatu untuk memperbaikinya, enggan untuk berbesar hati mengakui kesalahan dan meminta maaf maka percayalah bahwa kepercayaan karyawan Anda akan berkurang sedikit demi sedikit. Pada akhirnya, bukan tidak mungkin mereka akan kehilangan seluruh kepercayaan bahkan rasa hormat atau respect terhadap Anda dan kepemimpinan Anda. Kalau sudah begitu, apa artinya kepemimpinan jika yang dipimpin tidak bersedia untuk mengikuti pemimpinnya?
Sungguh dahsyat dampak yang bisa ditimbulkan kelalaian meminta maaf. Sebelum Anda kehilangan kepercayaan dan respect dari karyawan Anda, hanya karena gengsi untuk meminta maaf, maka rubahlah pandangan Anda dan lakukan hal-hal berikut ini :
Maafkan diri Anda terlebih dahulu. Memang terasa memalukan saat Anda mengetahui bahwa sebagai atasan Anda melakukan kesalahan didepan karyawan. Terlebih lagi bila kesalahan tersebut mempermalukan dan merugikan karyawan Anda. Take a deep breath dan yakinlah bahwa boss pun manusia, wajar bila melakukan kesalahan dan pandanglah hal ini sebagai pelajaran berharga untuk mengembangkan karakter Anda. Ingatlah lagi bahwa daripada menyalahkan diri sendiri atau malah mencari alasan agar tidak perlu meminta maaf, lebih baik Anda mencari cara untuk memperbaiki dampak kesalahan yang Anda lakukan dan menggali hikmah yang bisa membantu ‘mematangkan’ dan mengembangkan karakter kepemimpinan Anda.
Minta maaf sesegera mungkin setelah Anda menyadari kesalahan Anda. Anda mungkin memerlukan waktu untuk menenangkan diri atau menyadari kesalahan yang telah Anda perbuat. Bahkan Anda juga akan memerlukan waktu untuk menyusun strategi untuk memperbaiki kesalahan Anda. Hal tersebut wajar Anda lakukan akan tetapi jangan menunggu terlalu lama karena karyawan lebih menghargai permintaan maaf yang dilakukan segera setelah kesalahan dilakukan.
Jangan memberikan alasan atau permintaan maaf yang berlebihan. Utarakan dengan wajar sebab kesalahan Anda, berikan analisa singkat namun informatif mengenai penyebabnya. Sama halnya dengan permintaan maaf Anda. Daripada mengutuki diri sendiri di depan karyawan, akan lebih baik jika Anda mengutarakan permintaan maaf dengan sewajarnya lalu berikan komitmen Anda untuk tidak mengulangi kesalahan tersebut. Daripada mengatakan “semua ini adalah murni kesalahan saya, saya tidak pantas jadi pemimpin kalian” lebih baik Anda mengatakan “Saya telah salah mengambil keputusan, dan saya akan bertanggung jawab atas semua kesalahan tersebut.”
Berikan kesempatan pada karyawan Anda untuk mengutarakan pendapatnya secara jujur. Sangat mungkin Anda akan menghadapi emosi mereka, terlebih jika mereka merasa dirugikan bahkan dipermalukan karena kesalahan Anda. Berempatilah dan jangan membalas ucapannya dengan defensif. Tempatkanlah diri Anda sebagai pendengar terlebih dahulu. Langkah ini akan membuat mereka merasa pendapatnya dihargai. Dan percayalah bahwa tindakan ini akan mengembalikan kehormatan Anda di mata mereka.
Segera perbaiki dampak kesalahan Anda. Setelah menyelesaikan masalah yang timbul dengan karyawan Anda, turun tangan dan perbaiki akibat kesalahan Anda. Jika hal tersebut menyebabkan hubungan dengan rekanan perusahaan menjadi renggang, lakukan pendekatan kembali, begitu juga dengan dampak negatif lainnya.
Perhatikan bahasa tubuh Anda. Saat meminta maaf, ada bahasa tubuh yang harus Anda perhatikan agar proses ini efektif, seperti jangan silangkan tangan didepan dada, make eye contact, sedikit condongkan tubuh Anda kearah mereka dan bicaralah dengan perlahan. Show them that you mean it.
Remember!
Semakin tinggi Anda ingin memimpin, semakin rendahlah Anda harus melayani. Success for you!
Chandra Ming (General Manager JobsDB.com)
Post on 12-Dec-09
by RO
Kecuali Anda adalah seorang malaikat, tidak ada makhluk di dunia ini yang selamanya benar. Siapapun bisa membuat kesalahan. Tidak terkecuali seorang atasan yang memimpin karyawan dan seringkali dijadikan role model mereka. Tetapi sering didapati sebuah paradigma ‘mengganggu’ bahwa seorang pemimpin selalu benar, therefore, seorang pemimpin tidak perlu minta maaf, terlebih lagi pada bawahannya.
Tetapi ketahuilah bahwa sekalipun sebagai atasan Anda merasa diri Anda imun dari keharusan meminta maaf, karyawan Anda akan mengingat setiap kesalahan yang Anda lakukan, terutama yang merugikan dan mempermalukan mereka. Jika Anda tidak melakukan sesuatu untuk memperbaikinya, enggan untuk berbesar hati mengakui kesalahan dan meminta maaf maka percayalah bahwa kepercayaan karyawan Anda akan berkurang sedikit demi sedikit. Pada akhirnya, bukan tidak mungkin mereka akan kehilangan seluruh kepercayaan bahkan rasa hormat atau respect terhadap Anda dan kepemimpinan Anda. Kalau sudah begitu, apa artinya kepemimpinan jika yang dipimpin tidak bersedia untuk mengikuti pemimpinnya?
Sungguh dahsyat dampak yang bisa ditimbulkan kelalaian meminta maaf. Sebelum Anda kehilangan kepercayaan dan respect dari karyawan Anda, hanya karena gengsi untuk meminta maaf, maka rubahlah pandangan Anda dan lakukan hal-hal berikut ini :
Maafkan diri Anda terlebih dahulu. Memang terasa memalukan saat Anda mengetahui bahwa sebagai atasan Anda melakukan kesalahan didepan karyawan. Terlebih lagi bila kesalahan tersebut mempermalukan dan merugikan karyawan Anda. Take a deep breath dan yakinlah bahwa boss pun manusia, wajar bila melakukan kesalahan dan pandanglah hal ini sebagai pelajaran berharga untuk mengembangkan karakter Anda. Ingatlah lagi bahwa daripada menyalahkan diri sendiri atau malah mencari alasan agar tidak perlu meminta maaf, lebih baik Anda mencari cara untuk memperbaiki dampak kesalahan yang Anda lakukan dan menggali hikmah yang bisa membantu ‘mematangkan’ dan mengembangkan karakter kepemimpinan Anda.
Minta maaf sesegera mungkin setelah Anda menyadari kesalahan Anda. Anda mungkin memerlukan waktu untuk menenangkan diri atau menyadari kesalahan yang telah Anda perbuat. Bahkan Anda juga akan memerlukan waktu untuk menyusun strategi untuk memperbaiki kesalahan Anda. Hal tersebut wajar Anda lakukan akan tetapi jangan menunggu terlalu lama karena karyawan lebih menghargai permintaan maaf yang dilakukan segera setelah kesalahan dilakukan.
Jangan memberikan alasan atau permintaan maaf yang berlebihan. Utarakan dengan wajar sebab kesalahan Anda, berikan analisa singkat namun informatif mengenai penyebabnya. Sama halnya dengan permintaan maaf Anda. Daripada mengutuki diri sendiri di depan karyawan, akan lebih baik jika Anda mengutarakan permintaan maaf dengan sewajarnya lalu berikan komitmen Anda untuk tidak mengulangi kesalahan tersebut. Daripada mengatakan “semua ini adalah murni kesalahan saya, saya tidak pantas jadi pemimpin kalian” lebih baik Anda mengatakan “Saya telah salah mengambil keputusan, dan saya akan bertanggung jawab atas semua kesalahan tersebut.”
Berikan kesempatan pada karyawan Anda untuk mengutarakan pendapatnya secara jujur. Sangat mungkin Anda akan menghadapi emosi mereka, terlebih jika mereka merasa dirugikan bahkan dipermalukan karena kesalahan Anda. Berempatilah dan jangan membalas ucapannya dengan defensif. Tempatkanlah diri Anda sebagai pendengar terlebih dahulu. Langkah ini akan membuat mereka merasa pendapatnya dihargai. Dan percayalah bahwa tindakan ini akan mengembalikan kehormatan Anda di mata mereka.
Segera perbaiki dampak kesalahan Anda. Setelah menyelesaikan masalah yang timbul dengan karyawan Anda, turun tangan dan perbaiki akibat kesalahan Anda. Jika hal tersebut menyebabkan hubungan dengan rekanan perusahaan menjadi renggang, lakukan pendekatan kembali, begitu juga dengan dampak negatif lainnya.
Perhatikan bahasa tubuh Anda. Saat meminta maaf, ada bahasa tubuh yang harus Anda perhatikan agar proses ini efektif, seperti jangan silangkan tangan didepan dada, make eye contact, sedikit condongkan tubuh Anda kearah mereka dan bicaralah dengan perlahan. Show them that you mean it.
Remember!
Semakin tinggi Anda ingin memimpin, semakin rendahlah Anda harus melayani. Success for you!
Chandra Ming (General Manager JobsDB.com)
Inget Micro Banking = Bank Perkreditan Rakyat Universal Group
Sehubungan dengan program pemerintah "Ayo Menabung" serta pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) belakangan ini; Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Universal Karya Mandiri sebagai bagian dari BPR Universal Group menawarkan solusi finansial bagi kebutuhan Anda di masa sekarang dan mendatang.
"Think Globally, Act Locally"
Dukungan pengalaman lebih dari 10 tahun dalam dunia perbankan BPR, serta latar belakang para perintis BPR Universal lebih dari 20 tahun di bidang perbankan dan industri finansial pada umumnya, BPR Universal Group serius dalam menggarap, serta senantiasa berfokus untuk membantu pengusaha-pengusaha mikro, pengusaha kecil, pengusaha menengah, sektor bisnis UMKM pada umumnya.
BPR Universal merupakan salah satu model penerapan micro banking perbankan swasta di Indonesia yang gencar dilakukan beberapa tahun lalu.
Kami menyadari pentingnya memelihara komitmen dengan para nasabah, salah satunya adalah mengusahakan kedekatan lagi (build trust - long relationship) dengan para nasabah-nasabah existing melalui berbagai layanan yang kami lakukan, serta nasabah-nasabah pengusaha UMKM maupun karyawan.
Saat ini kami telah memiliki lebih dari 15 outlet awal tahun ini (akhir tahun 2010 ditargetkan bertambah 15 outlet/ branch baru) di seluruh Indonesia, BPR Universal Group saat ini tersebar di beberapa kota seperti Cipanas Puncak, Bekasi, Cibinong, Riau, Pontianak, dan Jambi, yang kesemuanya dalam kondisi sehat dan terus menerus berkembang, melakukan perbaikan-perbaikan yang lebih baik untuk pelayanan lebih baik kepada para nasabahnya, serta mengungguli pesaing lainnya seperti dari BPR lainnya, koperasi simpan pinjam bahkan dari mikro banking perbankan umum.
Untuk mendukung upaya tersebut, selain pengalaman professional bankir-bankir dalam BPR Universal Karya Mandiri Cibinong, melakukan pembinaan kepada para karyawan BPR melalui berbagai macam pelatihan seperti Service Excellence, aspek-aspek perbankan, dan sebagainya.
Terkait dengan tujuan jangka panjang perusahaan kami yang serius mengembangkan sektor keuangan pengusaha UMKM, BPR Universal Group pun telah mencanangkan visi "Menjadi Lembaga Keuangan Mikro pilihan di Indonesia", serta misi kami yaitu "Membantu Masyarakat Kecil Berhasil dalam Menjalankan Usaha dan Meningkatkan Kualitas Hidup", berkomitmen untuk terus memberikan layanan terbaik bagi nasabahnya dengan nilai nilai yang kami anut yaitu Integritas, Empati, Perbaikan Terus Menerus, Kerjasama/Teamwork, dan Keunggulan.
Salah satu cara kami lebih dekat dengan Anda ialah melalui pembukaan outlet baru dan existing outlet, dengan cabang lebih banyak, semakin dekat dengan Nasabah dan membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat luas di berbagai kota di Indonesia. Pada tahun 2014 kami menargetkan outlet mencapai 100 cabang yang terdiri dari BPR dan Koperasi.
Beberapa produk yang ditawarkan adalah Deposito Berjangka, Tabungan, dan layanan linkage seperti pemberian pinjaman kepada pihak debitur mikro sampai korporat dengan syarat ketentuan yang diatur bagi kemudahan Anda di waktu mendatang.
Deposito yang ditawarkan oleh BPR Universal Karya Mandiri Cibinong merupakan Deposito yang dicanangkan oleh Pemerintah / Bank Indonesia sesuai dengan ketentuan Bank Indonesia untuk penyerapan Dana Pihak Ketiga (DPK).
Untuk bunga wajar deposito yang ditetapkan periode 15 Januari 2010 sampai 14 Mei 2010 dan dijamin oleh LPS / Lembaga Penjamin Simpanan adalah sebesar 10,25 % (persen) per tahun sebelum pajak.
Bandingkan dengan bunga deposito bank umum yang lebih rendah saat ini atau investasi lainnya, nilai return deposito Anda dapat memenuhi harapan Anda yang tentunya layanan kami telah disesuaikan dengan standard prosedur, ketentuan aturan-aturan BI agar investasi Deposito Anda berjalan dengan aman, nyaman, sehat yang tentunya sangat berarti bagi kebutuhan finansial Anda dimasa mendatang. Selain itu kami memberikan layanan berupa bunga non LPS yaitu deposito dengan bunga yang tinggi rendah resiko, dan deposito Anda tidak dijamin Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Pilihan tetap Anda yang tentukan.
Sedangkan layanan simpanan kami lainnya yaitu Tabungan BPR Universal Karya Mandiri Cibinong, dan lagi-lagi kami memberikan bunga/ return dan keuntungan semudah Anda berinvestasi yang sehat dan benar. Anda dapat pergunakan sebagai kebutuhan finansial untuk persiapan masa pensiun, rencana rekreasi dan sebagainya.
Untuk Kredit / Pinjaman bagi keperluan UMKM, Kredit Modal Kerja, atau Kredit Konsumtif dengan bunga bersaing, disertai agunan seperti Sertifikat Hak Milik, Sertifikat Hak Milik atas Rumah Susun, Sertifikat Hak Guna Bangunan, dan Bukti Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) Sepeda Motor / BPKB Mobil.
Keterangan, informasi produk dan sebagainya ?
Silahkan hubungi Account Officer Kami atau Customer Service BPR Universal kami di 021 - 87916646 BPR Universal Karya Mandiri Cibinong untuk memperoleh informasi lebih lanjut tentang berbagai produk layanan yang Anda perlukan.
Dapatkan layanan cepat, ramah, mudah, aman, BPR terpercaya dan sesuai dengan kebutuhan keuangan Anda sekarang juga.
Salam Hangat,
BPR Universal Karya Mandiri Cibinong, Depok, Tangerang dan Bogor
"Think Globally, Act Locally"
Dukungan pengalaman lebih dari 10 tahun dalam dunia perbankan BPR, serta latar belakang para perintis BPR Universal lebih dari 20 tahun di bidang perbankan dan industri finansial pada umumnya, BPR Universal Group serius dalam menggarap, serta senantiasa berfokus untuk membantu pengusaha-pengusaha mikro, pengusaha kecil, pengusaha menengah, sektor bisnis UMKM pada umumnya.
BPR Universal merupakan salah satu model penerapan micro banking perbankan swasta di Indonesia yang gencar dilakukan beberapa tahun lalu.
Kami menyadari pentingnya memelihara komitmen dengan para nasabah, salah satunya adalah mengusahakan kedekatan lagi (build trust - long relationship) dengan para nasabah-nasabah existing melalui berbagai layanan yang kami lakukan, serta nasabah-nasabah pengusaha UMKM maupun karyawan.
Saat ini kami telah memiliki lebih dari 15 outlet awal tahun ini (akhir tahun 2010 ditargetkan bertambah 15 outlet/ branch baru) di seluruh Indonesia, BPR Universal Group saat ini tersebar di beberapa kota seperti Cipanas Puncak, Bekasi, Cibinong, Riau, Pontianak, dan Jambi, yang kesemuanya dalam kondisi sehat dan terus menerus berkembang, melakukan perbaikan-perbaikan yang lebih baik untuk pelayanan lebih baik kepada para nasabahnya, serta mengungguli pesaing lainnya seperti dari BPR lainnya, koperasi simpan pinjam bahkan dari mikro banking perbankan umum.
Untuk mendukung upaya tersebut, selain pengalaman professional bankir-bankir dalam BPR Universal Karya Mandiri Cibinong, melakukan pembinaan kepada para karyawan BPR melalui berbagai macam pelatihan seperti Service Excellence, aspek-aspek perbankan, dan sebagainya.
Terkait dengan tujuan jangka panjang perusahaan kami yang serius mengembangkan sektor keuangan pengusaha UMKM, BPR Universal Group pun telah mencanangkan visi "Menjadi Lembaga Keuangan Mikro pilihan di Indonesia", serta misi kami yaitu "Membantu Masyarakat Kecil Berhasil dalam Menjalankan Usaha dan Meningkatkan Kualitas Hidup", berkomitmen untuk terus memberikan layanan terbaik bagi nasabahnya dengan nilai nilai yang kami anut yaitu Integritas, Empati, Perbaikan Terus Menerus, Kerjasama/Teamwork, dan Keunggulan.
Salah satu cara kami lebih dekat dengan Anda ialah melalui pembukaan outlet baru dan existing outlet, dengan cabang lebih banyak, semakin dekat dengan Nasabah dan membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat luas di berbagai kota di Indonesia. Pada tahun 2014 kami menargetkan outlet mencapai 100 cabang yang terdiri dari BPR dan Koperasi.
Beberapa produk yang ditawarkan adalah Deposito Berjangka, Tabungan, dan layanan linkage seperti pemberian pinjaman kepada pihak debitur mikro sampai korporat dengan syarat ketentuan yang diatur bagi kemudahan Anda di waktu mendatang.
Deposito yang ditawarkan oleh BPR Universal Karya Mandiri Cibinong merupakan Deposito yang dicanangkan oleh Pemerintah / Bank Indonesia sesuai dengan ketentuan Bank Indonesia untuk penyerapan Dana Pihak Ketiga (DPK).
Untuk bunga wajar deposito yang ditetapkan periode 15 Januari 2010 sampai 14 Mei 2010 dan dijamin oleh LPS / Lembaga Penjamin Simpanan adalah sebesar 10,25 % (persen) per tahun sebelum pajak.
Bandingkan dengan bunga deposito bank umum yang lebih rendah saat ini atau investasi lainnya, nilai return deposito Anda dapat memenuhi harapan Anda yang tentunya layanan kami telah disesuaikan dengan standard prosedur, ketentuan aturan-aturan BI agar investasi Deposito Anda berjalan dengan aman, nyaman, sehat yang tentunya sangat berarti bagi kebutuhan finansial Anda dimasa mendatang. Selain itu kami memberikan layanan berupa bunga non LPS yaitu deposito dengan bunga yang tinggi rendah resiko, dan deposito Anda tidak dijamin Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Pilihan tetap Anda yang tentukan.
Sedangkan layanan simpanan kami lainnya yaitu Tabungan BPR Universal Karya Mandiri Cibinong, dan lagi-lagi kami memberikan bunga/ return dan keuntungan semudah Anda berinvestasi yang sehat dan benar. Anda dapat pergunakan sebagai kebutuhan finansial untuk persiapan masa pensiun, rencana rekreasi dan sebagainya.
Untuk Kredit / Pinjaman bagi keperluan UMKM, Kredit Modal Kerja, atau Kredit Konsumtif dengan bunga bersaing, disertai agunan seperti Sertifikat Hak Milik, Sertifikat Hak Milik atas Rumah Susun, Sertifikat Hak Guna Bangunan, dan Bukti Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) Sepeda Motor / BPKB Mobil.
Keterangan, informasi produk dan sebagainya ?
Silahkan hubungi Account Officer Kami atau Customer Service BPR Universal kami di 021 - 87916646 BPR Universal Karya Mandiri Cibinong untuk memperoleh informasi lebih lanjut tentang berbagai produk layanan yang Anda perlukan.
Dapatkan layanan cepat, ramah, mudah, aman, BPR terpercaya dan sesuai dengan kebutuhan keuangan Anda sekarang juga.
Salam Hangat,
BPR Universal Karya Mandiri Cibinong, Depok, Tangerang dan Bogor
Leaders, jagalah kekompakan tim Anda !
Leaders, jagalah kekompakan tim Anda!
Post on 16-Jan-10
Organisasi bisa diumpamakan sebuah melting pot yang mempertemukan beragam karakter dan kepribadian individual menjadi satu dalam sebuah tim besar yang memiliki tujuan yang sama. Seorang pemimpin adalah pengelola dan penjaga yang salah satu tugasnya adalah meminimalisir segala bentuk gesekan atau gangguan yang terjadi antara para anggota timnya oleh karena adanya perbedaan-perbedaan. Satu satu hal penting yang harus menjadi fokus team leader adalah menjaga kekompakan dan kesolidan tim. Tim yang kompak selalu 'bermain' lebih cantik, lebih cepat, dan terbukti lebih produktif.
Membentuk suatu tim yang berisi orang-orang hebat lebih mudah dibandingkan dengan membuat mereka agar bisa bekerja sama dengan baik. Dalam sebuah tim kerja yang efektif, keahlian individu bukanlah faktor penentu kesuksesan. Sekalipun Anda punya 10 tenaga ahli dalam tim, tapi jika mereka jalan sendiri-sendiri, kurang koordinasi, serta jarang berkomunikasi, maka tim tersebut hanya terlihat kuat diluar namun berantakan didalam. Inti dari kekuatan sebuah tim adalah unity dan semangat kebersamaan bahwa one for all, all for one.
Kekompakan sebuah tim akan terlihat dari produktivitas kerja, mutu hasil kerja, serta kecepatan kerjanya. Jika sebuah tim terdeteksi mulai tidak mencapai target, proyek-proyeknya banyak yang molor pengerjaannya, sering mengalami konflik intern, dan tidak kooperatif dengan tim lain, mungkin tim tersebut mengalami 'gesekan' antar personilnya. Sebagai pemimpin Anda harus segera melakukan pembenahan dan berupaya mengembalikan kekompakan tim agar kinerja mereka menjadi lebih baik. Beberapa cara yang bisa dilakukan adalah sebagai berikut:
Ketahui kelemahan dan kelebihan anak buah. Hal ini penting guna menentukan penugasan dan pembagian kelompok kerja. Idealnya masing-masing anggota tim saling melengkapi satu dengan yang lain sehingga terbentuk keharmonisan dalam melakukan tugas. Sebagai team leader Anda harus yang lebih mengetahui kelebihan dan kelemahan anak buah sehingga tugas-tugas diserahkan kepada yang ahlinya. Namun, agar pembagian tugas lebih adil dan merata - tidak menumpuk pada satu orang, usahakan Anda melakukan mix and match sehingga anak buah yang kurang begitu ahli dibidang tersebut bisa ikut membantu dan belajar dari yang lebih ahli.
Alokasikan waktu berkumpul bersama tim kerja Anda. Inti dari sebuah tim kerja adalah kebersamaan. Maka, seringlah berkumpul bersama anggota tim, bukan sekedar untuk brainstorming masalah pekerjaan, mendiskusikan rencana serta target tim ke depan atau hal formal lainnya, melainkan hal-hal yang bersifat personal. Tim Anda harus tahu dengan siapa mereka bekerja, tujuannya untuk menciptakan chemistry, membangun kepercayaan, serta mengenal kepribadian masing-masing individu. Semakin saling mengenal, semakin tercipta sebuah ikatan yang erat antara mereka.
Ciptakan suasana keterbukaan dan bangun komunikasi yang efektif. Kesalahpahaman sering menjadi penyebab ketidakkompakan sebuah tim. Keluhan, ketidakpuasan, serta ide-ide yang tidak tersampaikan merupakan bom waktu yang setiap saat bisa meruntuhkan sebuah tim. Maka, buatlah kesepakatan dengan tim Anda untuk selalu membicarakan masalah apapun di dalam tim. Sediakan diri Anda untuk menjadi penengah dan pendengar saat mereka membutuhkan Anda sebagai teman 'curhat'. Be approachable, sebab terkadang anak buah merasa segan bercerita pada Anda dan memilih team leader lain yang lebih simpatik untuk menumpahkan keluh kesah.
Buatlah peraturan bersama yang mengikat semua anggota tim. Untuk meminimalisir gesekan, buatlah kesepakatan tidak tertulis untuk selalu menjaga konduktivitas kerja dalam tim. Misalnya, jika ada anggota tim yang saling berselisih harus langsung diselesaikan secara internal, dilarang saling membicarakan di belakang, atau dilarang bercerita masalah internal tim ke tim lain. Peraturan ini penting agar masing-masing anggota berkomitmen dan bertanggung jawab dalam menjaga keutuhan timnya.
Lakukan aktivitas yang dapat memotivasi dan meningkatkan kerjasama tim. Salah satu caranya adalah melakukan outbond/outing yang bertujuan untuk melatih kekompakan tim-tim dalam divisi kerja mereka. Hal ini merupakan stimulus yang bagus, sebab dalam game tersebut terdapat latihan problem solving, kepercayaan, kekompakan, kemandirian, dan tanggung jawab yang sangat berguna untuk diterapkan dalam dunia kerja.
Remember!
Sebagai pemimpin Anda juga merupakan bagian dari team yang Anda pimpin, so terlibatlah di setiap team work Anda.
diambil dari jobsdb.com - Chandra Ming (General Manager JobsDB.com)
Post on 16-Jan-10
Organisasi bisa diumpamakan sebuah melting pot yang mempertemukan beragam karakter dan kepribadian individual menjadi satu dalam sebuah tim besar yang memiliki tujuan yang sama. Seorang pemimpin adalah pengelola dan penjaga yang salah satu tugasnya adalah meminimalisir segala bentuk gesekan atau gangguan yang terjadi antara para anggota timnya oleh karena adanya perbedaan-perbedaan. Satu satu hal penting yang harus menjadi fokus team leader adalah menjaga kekompakan dan kesolidan tim. Tim yang kompak selalu 'bermain' lebih cantik, lebih cepat, dan terbukti lebih produktif.
Membentuk suatu tim yang berisi orang-orang hebat lebih mudah dibandingkan dengan membuat mereka agar bisa bekerja sama dengan baik. Dalam sebuah tim kerja yang efektif, keahlian individu bukanlah faktor penentu kesuksesan. Sekalipun Anda punya 10 tenaga ahli dalam tim, tapi jika mereka jalan sendiri-sendiri, kurang koordinasi, serta jarang berkomunikasi, maka tim tersebut hanya terlihat kuat diluar namun berantakan didalam. Inti dari kekuatan sebuah tim adalah unity dan semangat kebersamaan bahwa one for all, all for one.
Kekompakan sebuah tim akan terlihat dari produktivitas kerja, mutu hasil kerja, serta kecepatan kerjanya. Jika sebuah tim terdeteksi mulai tidak mencapai target, proyek-proyeknya banyak yang molor pengerjaannya, sering mengalami konflik intern, dan tidak kooperatif dengan tim lain, mungkin tim tersebut mengalami 'gesekan' antar personilnya. Sebagai pemimpin Anda harus segera melakukan pembenahan dan berupaya mengembalikan kekompakan tim agar kinerja mereka menjadi lebih baik. Beberapa cara yang bisa dilakukan adalah sebagai berikut:
Ketahui kelemahan dan kelebihan anak buah. Hal ini penting guna menentukan penugasan dan pembagian kelompok kerja. Idealnya masing-masing anggota tim saling melengkapi satu dengan yang lain sehingga terbentuk keharmonisan dalam melakukan tugas. Sebagai team leader Anda harus yang lebih mengetahui kelebihan dan kelemahan anak buah sehingga tugas-tugas diserahkan kepada yang ahlinya. Namun, agar pembagian tugas lebih adil dan merata - tidak menumpuk pada satu orang, usahakan Anda melakukan mix and match sehingga anak buah yang kurang begitu ahli dibidang tersebut bisa ikut membantu dan belajar dari yang lebih ahli.
Alokasikan waktu berkumpul bersama tim kerja Anda. Inti dari sebuah tim kerja adalah kebersamaan. Maka, seringlah berkumpul bersama anggota tim, bukan sekedar untuk brainstorming masalah pekerjaan, mendiskusikan rencana serta target tim ke depan atau hal formal lainnya, melainkan hal-hal yang bersifat personal. Tim Anda harus tahu dengan siapa mereka bekerja, tujuannya untuk menciptakan chemistry, membangun kepercayaan, serta mengenal kepribadian masing-masing individu. Semakin saling mengenal, semakin tercipta sebuah ikatan yang erat antara mereka.
Ciptakan suasana keterbukaan dan bangun komunikasi yang efektif. Kesalahpahaman sering menjadi penyebab ketidakkompakan sebuah tim. Keluhan, ketidakpuasan, serta ide-ide yang tidak tersampaikan merupakan bom waktu yang setiap saat bisa meruntuhkan sebuah tim. Maka, buatlah kesepakatan dengan tim Anda untuk selalu membicarakan masalah apapun di dalam tim. Sediakan diri Anda untuk menjadi penengah dan pendengar saat mereka membutuhkan Anda sebagai teman 'curhat'. Be approachable, sebab terkadang anak buah merasa segan bercerita pada Anda dan memilih team leader lain yang lebih simpatik untuk menumpahkan keluh kesah.
Buatlah peraturan bersama yang mengikat semua anggota tim. Untuk meminimalisir gesekan, buatlah kesepakatan tidak tertulis untuk selalu menjaga konduktivitas kerja dalam tim. Misalnya, jika ada anggota tim yang saling berselisih harus langsung diselesaikan secara internal, dilarang saling membicarakan di belakang, atau dilarang bercerita masalah internal tim ke tim lain. Peraturan ini penting agar masing-masing anggota berkomitmen dan bertanggung jawab dalam menjaga keutuhan timnya.
Lakukan aktivitas yang dapat memotivasi dan meningkatkan kerjasama tim. Salah satu caranya adalah melakukan outbond/outing yang bertujuan untuk melatih kekompakan tim-tim dalam divisi kerja mereka. Hal ini merupakan stimulus yang bagus, sebab dalam game tersebut terdapat latihan problem solving, kepercayaan, kekompakan, kemandirian, dan tanggung jawab yang sangat berguna untuk diterapkan dalam dunia kerja.
Remember!
Sebagai pemimpin Anda juga merupakan bagian dari team yang Anda pimpin, so terlibatlah di setiap team work Anda.
diambil dari jobsdb.com - Chandra Ming (General Manager JobsDB.com)
Tuesday, March 2, 2010
Preview Bank Perkreditan Rakyat Universal Karya Mandiri Cibinong
Sehubungan dengan program pemerintah Ayo Menabung serta pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) belakangan ini, Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Universal Karya Mandiri, sebagai bagian dari BPR Universal Group menawarkan solusi finansial bagi kebutuhan Anda di masa sekarang dan mendatang.
Dengan dukungan pengalaman lebih dari 10 tahun dalam dunia perbankan BPR, serta latar belakang para perintis BPR Universal lebih dari 20 tahun di bidang perbankan dan industri finansial pada umumnya, BPR Universal Group sangat serius dalam mengembangkan sayap untuk membantu pengusaha-pengusaha UMKM dalam mengembangkan dan membesarkannya.
Sebagai salah satu model awal dari micro banking perbankan swasta di Indonesia, BPR Universal bangga dan senantiasa ingin lebih dekat lagi dengan para nasabahnya. Dengan lebih dari 15 outlet di seluruh Indonesia, BPR Universal Group saat ini tersebar di Cipanas, Bekasi, Cibinong, Riau, Pontianak, dan Jambi, dalam kondisi sehat. Beberapa tahun ke depan, BPR Universal Group berkomitmen untuk terus memberikan layanan terbaik bagi nasabahnya dengan membuka lebih banyak outlet/ branch di berbagai kota di Indonesia.
Salah satu produk yang ditawarkan adalah Deposito Berjangka. Deposito yang ditawarkan oleh BPR Universal Karya Mandiri Cibinong merupakan Deposito yang dicanangkan oleh Pemerintah sesuai dengan ketentuan Bank Indonesia untuk penyerapan Dana Pihak Ketiga (DPK). Saat ini, bunga wajar yang ditetapkan dan dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan adalah 10,25 % (persen) per tahun sebelum pajak. Bandingkan dengan bunga deposito bank umum yang lebih rendah saat ini.
Anda berminat? Silahkan hubungi kami di 021 - 87916646 BPR Universal Karya Mandiri Cibinong untuk memperoleh informasi lebih lanjut tentang berbagai produk layanan Kredit / Pinjaman untuk keperluan UMKM, Kredit Modal Kerja, atau Kredit Konsumtif dengan agunan yang Sertifikat Hak Milik, Sertifikat Hak Milik atas Rumah Susun, Sertifikat Hak Guna Bangunan, dan Bukti Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) Sepeda Motor dan Mobil. Untuk Deposito dan Tabungan, BPR Universal Karya Mandiri Cibinong memberikan bunga dan keuntungan semudah Anda berinvestasi yang sehat dan benar. Nikmati pelayanan kami yang memberikan layanan yang lebih baik dari yang lain, cepat, mudah, aman, dan sesuai dengan kebutuhan keuangan Anda.
Salam Sukses,
Marketing BPR Universal Karya Mandiri Cibinong
Dengan dukungan pengalaman lebih dari 10 tahun dalam dunia perbankan BPR, serta latar belakang para perintis BPR Universal lebih dari 20 tahun di bidang perbankan dan industri finansial pada umumnya, BPR Universal Group sangat serius dalam mengembangkan sayap untuk membantu pengusaha-pengusaha UMKM dalam mengembangkan dan membesarkannya.
Sebagai salah satu model awal dari micro banking perbankan swasta di Indonesia, BPR Universal bangga dan senantiasa ingin lebih dekat lagi dengan para nasabahnya. Dengan lebih dari 15 outlet di seluruh Indonesia, BPR Universal Group saat ini tersebar di Cipanas, Bekasi, Cibinong, Riau, Pontianak, dan Jambi, dalam kondisi sehat. Beberapa tahun ke depan, BPR Universal Group berkomitmen untuk terus memberikan layanan terbaik bagi nasabahnya dengan membuka lebih banyak outlet/ branch di berbagai kota di Indonesia.
Salah satu produk yang ditawarkan adalah Deposito Berjangka. Deposito yang ditawarkan oleh BPR Universal Karya Mandiri Cibinong merupakan Deposito yang dicanangkan oleh Pemerintah sesuai dengan ketentuan Bank Indonesia untuk penyerapan Dana Pihak Ketiga (DPK). Saat ini, bunga wajar yang ditetapkan dan dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan adalah 10,25 % (persen) per tahun sebelum pajak. Bandingkan dengan bunga deposito bank umum yang lebih rendah saat ini.
Anda berminat? Silahkan hubungi kami di 021 - 87916646 BPR Universal Karya Mandiri Cibinong untuk memperoleh informasi lebih lanjut tentang berbagai produk layanan Kredit / Pinjaman untuk keperluan UMKM, Kredit Modal Kerja, atau Kredit Konsumtif dengan agunan yang Sertifikat Hak Milik, Sertifikat Hak Milik atas Rumah Susun, Sertifikat Hak Guna Bangunan, dan Bukti Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) Sepeda Motor dan Mobil. Untuk Deposito dan Tabungan, BPR Universal Karya Mandiri Cibinong memberikan bunga dan keuntungan semudah Anda berinvestasi yang sehat dan benar. Nikmati pelayanan kami yang memberikan layanan yang lebih baik dari yang lain, cepat, mudah, aman, dan sesuai dengan kebutuhan keuangan Anda.
Salam Sukses,
Marketing BPR Universal Karya Mandiri Cibinong
Adam Khoo Patterns of Excellence (1)

Do you ever wonder what it is that allows some people to become so very successful, while most of us struggle just to get by?
It’s easy to think that they have something special, something the rest of us have no access to. This is half right. They do have something special. But it’s not something that’s out of our reach. Anybody can get access to that secret ingredient that makes those people successful.
And many people have already done just that. They have tapped into and are using the same “Patterns of Excellence” that have helped those special few to achieve their success.
And you can join them. Here’s how.
Adam Khoo, millionaire and best-selling author, has created a seminar where he teaches others those very Patterns of Excellence. The seminar costs $1,600, and that may be out of reach for a lot of people. But now, he has decided to make the information available to a wider audience at a small fraction of the price of the seminar; as a home study program version.
That home study program contains the following:
10 CD-length audio files
10 transcripts of the audios
a 153 page workbook/manual
and a bonus book: Minds of Winners
All of it is downloadable either as mp3 files or as pdf files.
Since you may be wondering how anything could possibly have that kind of transformative power, Adam starts his course by sharing his own story: Contrary to what you might think, he wasn’t always a millionaire. He was actually kicked out of school and had extreme difficulty to find any school that would even take him in. But then he encountered the exact mind set technology you’ll learn in Patterns of Excellence, and he turned his life around dramatically. He became a valedictorian, and then, within just a few years, a Millionaire when he was 26 years old. He also became a best-selling author and one of the top peak performance coaches and speakers in Asia.
And in his home study course, you will gain access to the same strategies Adam used to achieve his own success. You’ll discover how to copy and model the strategies of success that you see in the successful people you admire, and, as you start applying them in your own life, get the same results.
If you have setbacks, and you will, you’ll learn how those super achievers deal with setbacks, and how you can do the same.
The key technology you will learn in Patterns of Excellence is something called Neuro-Linguistic Programming (NLP). And the 10 CDs of your home study program provide you with some of the clearest and most immediately usable explanations and directions of how to apply NLP in your own life that I have ever come across.
CD1 - The Ultimate Success Formula
The first CD gives you a detailed preview of the whole course and also introduces you to Adam’s Ultimate Success Formula and how it holds the key to achieving any result you want in life. This is the secret that separates those who achieve what they set out to do and those who don’t. It explains how anybody, if they put their mind to it, can become a success. It’s also what helped Adam achieve his own success.
Even the most successful people experience setbacks, but somehow, they bounce back quickly. We have all heard of stories of millionaires and even billionaires who bounce back from near-bankruptcy to being millionaires and billionaires once again at record speed. Donald Trump comes to mind, as does Bill Bartmann. How do they do that?
Adam walks you through that so that you too can overcome setbacks and failure and use them to achieve your goals even faster.
CD2 - The Power Of States & Physiology
The second CD teaches you how to use your body to program your mind for success. It helps you to stay in that high-achiever mindset at all times by helping you to gain control of your emotions. Of course, some of the finer points will become a lot clearer as you move through the program.
CD 3 will delve more deeply into the technicalities of NLP. It will introduce you to something called “submodalities,” a key to how to achieve desired emotional states and break through setbacks and undesirable patterns.
CD 4 deals with your beliefs and how they determine whether you’re successful or not. It will show you how those beliefs are created and how you have complete control over them – so you can change them so they will serve you instead of sabotaging you.
CD 5 helps you to design your life and introduces you to another extremely powerful concept in NLP: Reframing. Between those two, you can gain control over just about anything that has been holding you back to date.
Of course, there’s much more in the remaining five CDs. You’ll learn about the power of values and how to make adjustments to your values so that serve you and help you achieve your goals. You’ll learn about how to build rapport with literally anyone and how to communicate effectively, both crucial ingredients to success.
The next two CDs are my favorites: they introduce you to extremely powerful language patterns that will help you to have such powerful influence on others it will absolutely amaze you. There’s the so-called Milton Model, named after Milton Erickson who developed it. And then there’s what’s called the Meta Model.
Both of them are powerful tools to change people’s beliefs. And as a fringe benefit, you’ll be able to claim back your own power as you see through the persuasive techniques of politicians and advertisers who are using some of those techniques on you.
The last CD pulls everything together into usable strategies you can use every day. It also helps you pinpoint dysfunctional strategies you might be using right now that are holding you back, and replace them with ones that help you achieve your goal.
What’s included in the package?
The 10 audio files. Complete transcripts for all 10 audios. And an excellent 153 page workbook that will accompany you as you work your way through the CDs. It has illustrations that will make some concepts easier to understand, summaries, key points, check lists, work sheets, and plenty of room for notes as you do the many exercises that Adam will guide you through as you listen to the audios.
Exercises? You bet. They are what really makes this work. It’s a transformational program, and, if you will forgive my using a phrase that has almost become a cliché by now: It works if you work it. But if you don’t work it, all bets are off. You might feel momentarily inspired, but unless you actually follow through on the inspiration with real action, not much will change.
So go ahead and do the exercises. Work your way through the workbook. You will be very glad you did.
Imagine you had paid the full price for the workshop. Would you skip a day? Heck, no! So don’t skip “a day” here either. Just do it all.
Of course, once you have filled everything in, the workbook will also serve as an ideal refresher course whenever you need to review some of the concepts. And the more care you took when you filled it in at first, the more valuable it will be to you in the long run.
Like Adam’s other programs, Patterns of Excellence provides you with powerful and actionable information. All of it is presented in easy-to-follow step-by-step fashion. And the sum total of it is bound to change your life – if you do the work. It’s literally a blueprint for achieving the success you desire. If you just want pretty book to add to your hard drive, skip this one. If you’re ready to do the work and take your life to the next level, though, this is a must-have.
Subscribe to:
Posts (Atom)